Ambon,CahayaMediaTimur.com – Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Maluku, John Laipeny, memastikan ketersediaan stok pangan, bahan bakar minyak (BBM), serta pasokan listrik di Maluku dalam kondisi aman menjelang bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.
hal tersebut disampaikan Laipeny usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II DPRD Maluku bersama mitra terkait, yakni Bulog, Pertamina, PLN, serta instansi teknis lainnya.
”Pangan aman, beras aman, minyak aman, listrik aman. Sesuai hasil RDP yang telah kita lakukan, semua mitra sudah menyatakan aman menjelang puasa,” ungkap Laipeny kepada Wartawan di Rumah Aspirasi Rakyat, Senin (2/2/2026).
Ia menegaskan, jika di lapangan ditemukan persoalan, pihaknya tidak segan kembali memanggil mitra terkait untuk dimintai klarifikasi.
”Kalau tidak aman, kita panggil lagi. Pengalaman kemarin di bulan Desember, PLN menyampaikan pekerjaan selesai sebelum Natal, tapi faktanya masih terjadi pemadaman hingga perayaan Natal. Itu sudah diklarifikasi dan kali ini kami minta semua mitra kerja ekstra,” tegas Laipeny
Menurutnya, Komisi II DPRD Maluku telah bersepakat dengan seluruh mitra agar meningkatkan kinerja demi menjamin kelancaran distribusi dan pelayanan menjelang Ramadan dan Idul Fitri.
”Kami meminta semua mitra kerja ekstra, sehingga kebutuhan masyarakat menjelang Ramadan berada dalam posisi aman,” ujarnya
Terkait potensi kenaikan harga sembako, Laipeny menyebut pengawasan berada di bawah kewenangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) bersama Komisi III DPRD Maluku.
”Untuk pengawasan kenaikan harga ada di Disperindag bermitra dengan Komisi III. Nanti mereka akan melakukan rapat internal bersama mitra untuk membahas hal-hal teknis menghadapi Lebaran,” tandas Laipeny





