Langgur,CahayaMediaTimur.com-Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tual terus memperkuat komitmennya dalam memberikan pelayanan kesehatan prima, khususnya bagi kelompok rentan. Pada Senin (02/02), Lapas Tual kembali menyelenggarakan layanan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Lanjut Usia (Lansia) secara berkala bertempat di Klinik Lapas Tual.
Kegiatan rutin ini merupakan bagian dari akselerasi 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan tahun 2026 dalam pemenuhan hak dasar warga binaan.
Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIB Tual, Nurchalis Nur, menegaskan bahwa usia lanjut tidak menjadi penghalang bagi warga binaan untuk mendapatkan perhatian medis yang layak. “Kami ingin memastikan bahwa setiap warga binaan, terutama mereka yang sudah lanjut usia, mendapatkan pengawasan kesehatan yang intensif. Posyandu ini bukan sekadar rutinitas, tapi bentuk kehadiran negara dalam menjaga kualitas hidup mereka selama menjalani masa pidana,” ujar Nurchalis Nur.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Subseksi (Kasubsi) Perawatan menjelaskan bahwa teknis pelaksanaan posyandu mencakup berbagai aspek pemeriksaan. “Layanan ini meliputi pemeriksaan tekanan darah, pengukuran berat badan, cek gula darah, hingga pemberian vitamin tambahan. Kami juga memberikan edukasi mengenai pola hidup sehat di dalam blok hunian agar mereka tetap bugar,” jelasnya.
Proses pemeriksaan medis dilakukan secara mendalam oleh tim kesehatan Klinik Lapas Tual. dr. Eka Pratiwi, dokter di Lapas Tual, mengungkapkan bahwa pemantauan berkala sangat krusial untuk deteksi dini penyakit degeneratif. “Melalui Posyandu ini, kami dapat memantau secara langsung perkembangan kesehatan para lansia. Jika ditemukan indikasi gangguan kesehatan yang serius, kami bisa segera memberikan tindakan medis atau rujukan lebih lanjut ke rumah sakit luar jika diperlukan,” ungkap dr. Eka Pratiwi.
Kegiatan Posyandu Lansia ini disambut antusias oleh warga binaan. Mereka mengaku merasa terbantu dengan adanya pemeriksaan rutin yang memudahkan mereka berkonsultasi mengenai keluhan kesehatan fisik maupun psikis di masa tua.
