Langgur,CahayaMediaTimur.com-Suasana khidmat menyelimuti Aula Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tual, Kantor Wilayah Ditjenpas Maluku, Selasa (20/1/2026). Enam orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) nampak khusyuk mengikuti prosesi Uji Kelayakan Baca Al-Qur’an sebagai rangkaian puncak menuju kegiatan Khatmil Qur’an massal.
Program ini merupakan bentuk sinergi antara Lapas Kelas IIB Tual dengan Kantor Kementerian Agama Kabuapten Maluku Tenggara, yang bertujuan untuk memastikan kualitas bacaan para warga binaan sebelum dinyatakan lulus mengikuti khataman.
Tim penguji dari penyuluh agama Kemenag melakukan penilaian mendalam yang mencakup beberapa aspek penting, di antaranya: Kefasihan dalam pengucapan huruf, Ketepatan hukum bacaan, Konsistensi dalam membaca ayat demi ayat.
Kepala Lapas Kelas IIB Tual, Nurchalis Nur, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas formalitas. “Kami ingin memastikan bahwa pembinaan kerohanian di dalam Lapas membuahkan hasil yang nyata. Uji kelayakan ini adalah bukti bahwa warga binaan benar-benar belajar dan berproses untuk memperbaiki diri melalui Al-Qur’an,” ujarnya.
Salah satu warga binaan berinisial SR, mengaku terharu bisa sampai pada tahap ini. Ia yang sebelumnya tidak lancar membaca huruf hijaiyah, kini merasa lebih tenang setelah rutin mengikuti pengajian di blok hunian.
“Dulu saya buta huruf Al-Qur’an. Berkat bimbingan petugas, penyuluh agama dan teman-teman di sini, alhamdulillah saya bisa ikut uji kelayakan hari ini. Ini adalah bekal saya nanti saat kembali ke masyarakat,” ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.
Perwakilan dari Kemenag Kabupaten Maluku Tenggara mengapresiasi antusiasme para warga binaan. Pihaknya berkomitmen untuk terus mengirimkan tenaga penyuluh guna memberikan bimbingan rutin.
“Al-Qur’an adalah cahaya. Kami melihat semangat yang luar biasa dari saudara-saudara kita di sini. Uji kelayakan ini menunjukkan bahwa jeruji besi tidak menghalangi seseorang untuk menjadi lebih dekat dengan sang Khalik,” tutur perwakilan Kemenag.
Rencananya, para warga binaan yang dinyatakan lulus uji kelayakan akan mengikuti Wisuda Khatmil Qur’an yang akan dihadiri oleh keluarga masing-masing, sebagai bentuk penghargaan atas capaian spiritual mereka selama masa pembinaan.




