Langgur,CahayaMediaTimur.com-Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tual, Kantor Wilayah Ditjenpas Maluku terus menunjukkan komitmennya dalam bertransformasi menjadi institusi yang edukatif. Bekerja sama dengan para peserta magang, Lapas Tual menyelenggarakan kegiatan Pre-Test Bahasa Inggris bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) sebagai langkah awal program pemberdayaan berbasis bahasa asing (24/01/26).
Kegiatan ini diinisiasi oleh para peserta magang sebagai bentuk pengabdian dan aktualisasi keilmuan mereka. Tujuan utama dari pre-test ini adalah untuk mengukur kompetensi awal warga binaan sebelum dimulainya kelas bimbingan bahasa Inggris secara intensif.
Kepala Lapas Kelas IIB Tual menyampaikan apresiasi atas inovasi yang dibawa oleh para peserta magang. “Kami sangat mendukung inisiatif ini. Penguasaan bahasa Inggris merupakan keterampilan penting yang dapat memberikan nilai tambah bagi warga binaan, terutama untuk membuka peluang kerja di sektor jasa atau pariwisata setelah mereka selesai menjalani masa pembinaan,” ujarnya.
Selama kegiatan, para warga binaan antusias mengerjakan soal-soal yang mencakup kemampuan membaca, menulis, dan pemahaman dasar percakapan. Para peserta magang bertindak langsung sebagai instruktur dan pengawas, memastikan tes berjalan dengan objektif.
“Di era digital dan globalisasi ini, tembok penjara tidak boleh menjadi penghalang bagi Warga Binaan untuk melek literasi. Saya sangat mendukung inisiatif di Lapas Tual ini, menghadirkan bahasa Inggris adalah langkah progresif. Kita tidak hanya membina perilaku, tapi juga meng-upgrade skill mereka agar mampu beradaptasi dengan dunia luar yang terus berubah.” Ujar Ricky selaku Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku.





