Piru,CahayaMediaTimur.com-Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Maluku terus berkomitmen meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemasyarakatan melalui kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) yang dilaksanakan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Piru, Jumat (3/7).
Kegiatan yang dipimpin Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan Kanwil Ditjenpas Maluku, Zulkifli Bintang, tersebut bertujuan memastikan pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan berjalan sesuai standar, sekaligus memperkuat aspek keamanan, pelayanan, dan pembinaan bagi warga binaan. Turut mendampingi Kepala Lapas Kelas IIB Piru, Hery Kusbandono, beserta jajaran pejabat struktural.
Rangkaian monitoring diawali dengan penggeledahan blok hunian warga binaan yang dilanjutkan dengan pemeriksaan kondisi bangunan sebagai langkah deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban. Tim juga melakukan evaluasi terhadap sarana dan prasarana pendukung guna memastikan seluruh fasilitas berada dalam kondisi layak dan berfungsi optimal.
Selain itu, tim dari Bidang Pelayanan dan Pembinaan melakukan pemeriksaan sekaligus perbaikan layanan Self Service bagi warga binaan serta Self Service pelayanan kunjungan keluarga pada Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Lapas Piru yang sebelumnya belum dapat difungsikan secara maksimal. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya peningkatan pelayanan berbasis teknologi yang cepat, transparan, dan akuntabel.
Monitoring dilanjutkan dengan pemantauan pelaksanaan tes urine di Klinik Pratama Lapas Piru serta peninjauan terhadap kondisi bangunan, tata ruang, dan kesiapan fasilitas pelayanan kesehatan bagi warga binaan. Selanjutnya, rombongan meninjau Dapur Sehat Lapas Piru guna memastikan kebersihan, kelayakan sarana, serta kesesuaian menu makanan yang diberikan kepada warga binaan dengan standar yang berlaku.
Sebagai bagian dari penguatan pembinaan kepribadian, Kabid Pelayanan dan Pembinaan bersama Kalapas Piru melaksanakan Sholat Jumat bersama warga binaan di Masjid Nurul Hijrah Lapas Piru. Usai pelaksanaan ibadah, Zulkifli Bintang memberikan tausiyah serta motivasi kepada warga binaan agar terus mengikuti program pembinaan sebagai bekal ketika kembali ke tengah masyarakat.
Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Maluku, Ricky Dwi Biantoro, menegaskan bahwa kegiatan monitoring dan evaluasi merupakan bagian dari komitmen Kanwil dalam memastikan seluruh Unit Pelaksana Teknis memberikan pelayanan terbaik sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban secara berkelanjutan.
“Monitoring dan evaluasi menjadi instrumen penting untuk memastikan seluruh layanan pemasyarakatan berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan. Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan setiap Unit Pelaksana Teknis mampu menghadirkan pelayanan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pembinaan, tanpa mengabaikan aspek keamanan dan ketertiban sebagai prioritas utama,” ujar Ricky.
Senada dengan itu, Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan Kanwil Ditjenpas Maluku, Zulkifli Bintang, menyampaikan bahwa kegiatan monitoring tidak hanya berfokus pada evaluasi, tetapi juga memberikan solusi atas berbagai kebutuhan teknis di lapangan.
“Kami melakukan pengecekan secara menyeluruh terhadap aspek keamanan, pelayanan, kesehatan, hingga pembinaan. Beberapa perbaikan teknis, termasuk optimalisasi layanan Self Service, langsung kami lakukan agar pelayanan kepada warga binaan maupun masyarakat dapat berjalan lebih efektif. Hasil monitoring ini juga menjadi bahan evaluasi untuk peningkatan kinerja seluruh jajaran,” jelas Zulkifli.
Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIB Piru, Hery Kusbandono, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan pendampingan yang diberikan Kanwil Ditjenpas Maluku kepada jajarannya.
“Kegiatan monitoring dan evaluasi ini menjadi momentum yang sangat baik bagi kami untuk terus melakukan pembenahan. Masukan yang diberikan akan segera kami tindak lanjuti sebagai bagian dari komitmen Lapas Piru dalam meningkatkan kualitas pelayanan, pembinaan, serta menjaga keamanan dan ketertiban secara berkelanjutan,” ungkap Hery.
Selama pelaksanaan kegiatan, monitoring dan evaluasi berlangsung aman, tertib, dan lancar. Berbagai masukan teknis yang diberikan tim diharapkan semakin mengoptimalkan penyelenggaraan tugas dan fungsi pemasyarakatan di Lapas Kelas IIB Piru, sejalan dengan komitmen Ditjenpas dalam mewujudkan pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, humanis, serta berdampak bagi masyarakat.





