Cegah Penyalahgunaan Narkoba, Lapas Saparua Lakukan Tes Urine

oleh -1 views

Saparua,CahayaMediaTimur.com-Kanwil Ditjenpas Maluku, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Saparua terus memperkuat langkah pencegahan penyalahgunaan narkotika melalui pemeriksaan tes urine terhadap Warga Binaan dan pegawai. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menjaga lingkungan pemasyarakatan tetap aman, tertib, dan kondusif, Sabtu (08/08/2026).

 

Pemeriksaan dilakukan kepada dua orang Warga Binaan dan satu orang pegawai sebagai bentuk deteksi dini sekaligus pengawasan terhadap potensi penyalahgunaan narkotika di lingkungan Lapas. Tidak sekadar pemeriksaan rutin, kegiatan tersebut menjadi salah satu cara untuk membangun kesadaran bersama dalam menjaga lingkungan pemasyarakatan tetap bersih dari narkoba.

 

Dari pemeriksaan yang dilakukan, hasil tes urine terhadap dua orang Warga Binaan dan satu orang pegawai dinyatakan negatif. Seluruh rangkaian pemeriksaan berlangsung dengan aman dan tertib tanpa adanya kendala.

 

Kalapas Kelas III Saparua, Pramuaji Buamonabot, mengatakan hasil tersebut menjadi bagian dari upaya bersama dalam menjaga kondisi Lapas. “Kita ingin lingkungan Lapas tetap aman dan bersih. Pemeriksaan seperti ini penting untuk memastikan upaya pencegahan terus berjalan,” ujarnya.

 

Menurut Pramuaji, menjaga Lapas dari penyalahgunaan narkotika tidak cukup hanya mengandalkan pemeriksaan. Kesadaran setiap individu juga menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang kondusif.

“Yang kita jaga bukan hanya hasil pemeriksaannya, tetapi bagaimana kesadaran itu terus ada dalam keseharian. Semua punya peran untuk menjaga lingkungan ini,” katanya.

 

Hal serupa disampaikan Khaidir Ali, pegawai Lapas Saparua yang turut mengikuti pemeriksaan. Ia menilai tes urine merupakan langkah positif yang perlu didukung bersama.

“Bagi kami sebagai petugas, pemeriksaan seperti ini tentu baik. Kita sama-sama ingin memastikan tempat kerja tetap aman dan jauh dari hal-hal yang dapat mengganggu pelaksanaan tugas,” ungkap Khaidir.

 

Khaidir juga melihat pemeriksaan tersebut sebagai bentuk keterbukaan dan komitmen jajaran dalam menjaga lingkungan kerja. Baginya, menjaga Lapas tetap bersih dari narkotika bukan hanya menjadi tanggung jawab pimpinan, tetapi seluruh unsur yang berada di dalamnya.

 

Sementara itu, pelaksanaan tes urine berlangsung tertib dan didokumentasikan sebagai bagian dari administrasi kegiatan. Lapas Saparua akan terus mendorong langkah-langkah preventif dan deteksi dini sebagai bagian dari penguatan keamanan serta ketertiban.

 

Melalui kegiatan tersebut, Lapas Kelas III Saparua menunjukkan komitmennya untuk menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika, sekaligus mendukung pelaksanaan pembinaan Warga Binaan secara optimal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.