Langgur,CahayaMediaTimur.com-Suasana produktif kembali terlihat di area Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tual. Pagi ini, petugas bersama Warga Binaan bahu-membahu memanen 23 kg sayur sawi segar hasil jerih payah mereka, Kamis (05/02).
Kegiatan panen ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian yang terus digalakkan oleh pihak Lapas. Kalapas Tual, Nurchalis Nur, menyatakan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas pertanian, melainkan langkah nyata dalam mendukung Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan terkait ketahanan pangan.
“Panen ini menjadi bukti bahwa pembinaan di dalam Lapas berjalan efektif. Kami ingin warga binaan memiliki keterampilan yang bermanfaat saat bebas nanti, sekaligus berkontribusi langsung pada pemenuhan gizi di dalam Lapas,” ujar Kalapas Tual saat memimpin jalannya panen.
Senada dengan hal tersebut, Kasubsi Kegiatan Kerja (Giatja, L. Laitera, menjelaskan bahwa hasil panen kali ini mencapai puluhan sawi berkualitas unggul. Sayuran ini rencananya akan didistribusikan untuk kebutuhan dapur Lapas guna memastikan asupan makanan sehat bagi seluruh warga binaan.
“Hasil panen ini tidak hanya diperuntukkan bagi konsumsi internal, tetapi sebagian juga dipasarkan ke luar. Keuntungannya nanti akan dikelola kembali sebagai modal sarana produksi pertanian berikutnya dan memberikan premi bagi warga binaan yang bekerja,” ungkapnya.
Melalui program ini, Lapas Tual berharap dapat terus mengubah lahan tidur menjadi area produktif yang mampu mencetak warga binaan yang mandiri, terampil, dan siap kembali ke masyarakat dengan bekal keahlian yang nyata.






