Gebyar PAUD Festival Alor 2026 Digelar, Dorong Mutu Pendidikan Anak Usia Dini Lewat Narasi dan Literasi

oleh -0 views

Alor,CahayaMediaTimur.com-Pemerintah Kabupaten Alor melalui bidang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) menggelar Gebyar PAUD Festival Narasi dan Literasi Tahun 2026 yang berlangsung mulai Rabu (20/5/2026) hingga Jumat (22/5/2026). Kegiatan ini dipusatkan di Kabupaten Alor dan diikuti sebanyak 331 peserta PAUD dari perwakilan seluruh kecamatan.

Festival tersebut dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Alor, Melkisedek Beli, S.Sos., M.Si. Dengan di hadiri Ibu Tri Tito Karnavian. Kegiatan ini menjadi ajang pengembangan kreativitas sekaligus peningkatan mutu pendidikan anak usia dini di daerah.

Kepala Bidang PAUD Kabupaten Alor, Aristarkus Mabileti, SE., M.Tr.A.P, mengatakan kegiatan ini dirancang melalui sistem perlombaan berjenjang, di mana peserta yang menjadi juara di tingkat kecamatan akan kembali berkompetisi di tingkat kabupaten.

“Meningkatkan Mutu Pendidikan Kabupaten Alor, Menjalin dan meningkatkan tali silahturahmi dan silaturahim antara para guru PAUD, Tutor Guru Pamong Belajar, Peserta didik dan orangtua anak, meningkatkan bakat, kemampuan, kreativitas, inovasi, keterampilan dan membentuk karakter anak, mengukur Kemampuan anak dan Guru selama ini dalam mendidik dan mengajar di Sekolah. Karena itu, kami menghadirkan berbagai jenis lomba yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mendidik,” ujarnya.

Adapun lomba yang digelar meliputi tari kreasi modern, tebak angka, menggambar, mewarnai, anak bercerita, hingga lomba guru mengajar dan lainnya. Menurut Aristarkus, seluruh rangkaian lomba mengandung unsur narasi dan literasi yang menjadi fokus utama dalam pengembangan kemampuan anak usia dini.

Dalam lomba bercerita, misalnya, anak-anak dilatih menggunakan kalimat baku dengan intonasi yang tepat serta memahami penggunaan tanda baca dalam penyampaian cerita. Sementara dalam aspek literasi, anak-anak diperkenalkan pada pengenalan huruf dan angka sejak dini.

“Anak-anak diajak belajar berbicara dengan baik dan benar. Mereka juga belajar mengenal huruf serta angka melalui metode yang menyenangkan,” katanya.

Tidak hanya berfokus pada peserta didik, festival ini juga menjadi ruang evaluasi dan peningkatan kompetensi tenaga pendidik PAUD. Salah satu lomba yang menjadi perhatian adalah lomba guru mengajar.

Aristarkus menjelaskan, lomba tersebut dihadirkan sebagai respon terhadap masih ditemukannya guru yang mengalami kesulitan saat diminta mengajar ketika proses akreditasi sekolah berlangsung.

“Saat tim asesor turun untuk melakukan penilaian akreditasi, masih ada guru yang belum siap mengajar dengan baik. Karena itu, kami memasukkan lomba guru mengajar agar para guru lebih termotivasi meningkatkan kemampuan mengajarnya,” jelasnya.

Ia menambahkan, meskipun lomba tingkat PAUD belum tersedia pada tingkat provinsi maupun nasional, pihaknya berharap kegiatan tersebut dapat menjadi inovasi pendidikan di Kabupaten Alor.

“Kami berharap kegiatan ini mampu memotivasi guru-guru untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran, dan anak-anak juga semakin semangat belajar,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Alor juga berencana menjadikan Gebyar PAUD Festival Narasi dan Literasi sebagai agenda tahunan dengan konsep yang lebih berkembang dan variatif pada masa mendatang.

Dengan antusiasme ratusan peserta yang terlibat, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam membangun generasi usia dini yang kreatif, cerdas, komunikatif, serta memiliki kemampuan literasi yang kuat sejak awal pendidikan.(msa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.