AMBON,CahayaMediaTimur.com-Dalam rangka mendukung visi Sapta Cita Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Maluku, Jais Elly, menyatakan komitmennya untuk mendorong tumbuhnya biro perjalanan wisata lokal, khususnya yang mengangkat tema ekowisata sagu di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT).
Jais Elly menilai, Kabupaten SBT memiliki potensi pariwisata berbasis kearifan lokal yang luar biasa, khususnya dalam sektor sagu sebagai warisan budaya dan pangan lokal masyarakat Maluku. “Kami sangat mendukung jika ada inisiatif biro perjalanan wisata yang menawarkan paket tur sagu, karena ini selaras dengan arah pembangunan pariwisata berkelanjutan yang diusung dalam Sapta Cita Gubernur,” ungkapnya.
Menurutnya, sagu bukan sekadar komoditas pangan, melainkan identitas, budaya, dan sekaligus daya tarik wisata yang otentik. “Sagu bisa menjadi pengalaman wisata yang lengkap—mulai dari ekowisata kebun sagu, atraksi pengolahan sagu, hingga kuliner khas yang ditawarkan kepada wisatawan domestik dan mancanegara,” tambahnya.
Ia pun mendorong agar para pelaku usaha muda dan komunitas pemuda di Kabupaten SBT ikut ambil bagian dalam pengembangan biro perjalanan wisata yang inovatif dan berbasis potensi lokal. “Dinas Pariwisata siap memfasilitasi promosi, pelatihan SDM pariwisata, hingga jejaring dengan marketplace pariwisata nasional,” ujarnya.
Langkah ini sejalan dengan misi pembangunan sektor pariwisata sebagai salah satu pilar ekonomi Maluku, yang tertuang dalam program prioritas Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku. SBT diharapkan menjadi pilot project pariwisata berbasis sagu pertama di Indonesia Timur, sekaligus memperkuat posisi Maluku sebagai Lumbung Sagu Nasional.