Ambon,CahayaMediaTimur.com-Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Maluku, Ricky Dwi Biantoro, memimpin rapat bersama para pejabat administrator dan ketua tim pokok kerja (Pokja) Kanwil Ditjenpas Maluku dalam rangka pembahasan implementasi pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), bertempat di Kanwil Ditjenpas Maluku. Rabu (28/1).
Rapat ini bertujuan untuk memperkuat komitmen seluruh jajaran dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel, serta memastikan seluruh indikator pembangunan Zona Integritas dapat dilaksanakan secara optimal dan berkelanjutan.
Dalam arahannya, Kakanwil Ditjenpas Maluku Ricky Dwi Biantoro menegaskan bahwa pembangunan Zona Integritas bukan hanya sebatas pemenuhan administrasi, tetapi harus diimplementasikan secara nyata dalam budaya kerja sehari-hari. “Pembangunan Zona Integritas adalah tanggung jawab bersama. Diperlukan komitmen, konsistensi, dan sinergi dari seluruh jajaran agar tujuan menuju Wilayah Bebas dari Korupsi benar-benar terwujud,” tegas Ricky.
Sementara itu, Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum, Sarwono, menyampaikan bahwa dukungan administratif dan manajerial menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan pembangunan ZI. “Kami memastikan seluruh aspek tata usaha dan umum berjalan sesuai standar, sehingga dapat menunjang kinerja pokja secara maksimal,” ujarnya.
Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan, Fifi Firda, menekankan pentingnya peningkatan kualitas layanan publik sebagai salah satu indikator utama WBK. “Pelayanan yang cepat, transparan, dan bebas dari pungutan liar harus menjadi komitmen bersama demi meningkatkan kepercayaan masyarakat,” jelas Fifi.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Bidang Pembimbing Kemasyarakatan, Catherian V. Picauly, menyampaikan bahwa penguatan integritas sumber daya manusia menjadi kunci dalam pelaksanaan tugas pembimbingan. “Kami terus mendorong profesionalisme dan integritas petugas agar pelayanan pemasyarakatan berjalan sesuai prinsip akuntabilitas,” ungkapnya.
Dari sisi pengelolaan SDM, Ketua Tim Pokja SDM, Jean Delima, menyampaikan bahwa pihaknya akan fokus pada penguatan budaya kerja dan peningkatan kompetensi pegawai. “Pembinaan SDM yang berintegritas dan berorientasi pada kinerja menjadi prioritas kami dalam mendukung Zona Integritas,” katanya.
Sementara itu, Ketua Tim Pokja Umum, Hani Pardjan, menambahkan bahwa sarana dan prasarana yang mendukung lingkungan kerja bersih dan tertib juga menjadi perhatian utama. “Kami berupaya memastikan fasilitas dan sistem pendukung dapat menunjang pelaksanaan WBK secara optimal,” tuturnya.
Melalui rapat ini, Kanwil Ditjenpas Maluku berharap seluruh tim pokja dapat semakin solid dan fokus dalam melaksanakan rencana aksi pembangunan Zona Integritas, sehingga target menuju Wilayah Bebas dari Korupsi dapat tercapai sesuai dengan yang diharapkan.





