Ambon,CahayaMediaTimur.com-Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Maluku melalui Kepala Bidang Pembimbing Kemasyarakatan, Catherian V Piaculy menghadiri Perayaan Natal Keluarga besar Lapas Perempuan (LPP) Kelas III Ambon, Kamis (4/12).
Kepala Bidang Pembimbingan Kemasyarakatan Kanwil Ditjenpas Maluku, Catherian V. Picauly, yang mewakili Kakanwil, menegaskan bahwa makna Natal sangat dekat dengan tugas pemasyarakatan.
“Natal mengajarkan bahwa setiap jiwa berharga di mata Tuhan. Lapas bukan tempat untuk menghakimi, tetapi ruang pembinaan bagi warga binaan agar dapat membangun harapan dan bangkit menjadi pribadi yang lebih baik,” katanya.
Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Kepala DP3AMD Kota Ambon Meggy M. Lekatompessy, mewakili Walikota Ambon Boedwin Wattimena,menekankan bahwa damai Natal hadir untuk semua orang tanpa batas. “Natal bukan sekadar perayaan, tetapi momentum untuk bangkit. Setiap pribadi tetap berharga di mata Tuhan dan memiliki kesempatan memperbaiki diri,” pungkasnya.
Ibadah Natal dipimpin Pdt Siltje Saloy dengan mengusung tema “Natal Kristus Menghadirkan Damai Sejahtera Bagi Semua yang berlangsung khidmat di dalam lingkungan lapas. “Lapas bukan hanya tempat pembinaan, tetapi ruang pemulihan martabat manusia,” ujarnya dalam khotbah singkat yang penuh makna.
Sementara itu,Kepala LPP Ambon, Nona Ahmad, mengatakan bahwa momen Natal diharapkan menjadi ruang memperkuat persaudaraan antara petugas dan warga binaan. “Semoga perayaan Natal ini dapat membangun kekompakan dan menciptakan Lapas Perempuan Ambon yang aman, damai, dan penuh toleransi,” pungkas Kalapas.
Melalui kegiatan kerohanian ini pemasyarakatan Maluku terus berupaya meningkatkan kualitas pembinaan guna menghadirkan suasana damai dalam pemulihan martabat warga binaan untuk menjadi lebih baik ketika kembali ke lingkungan masyarakat.





