Ambon,CahayaMediaTimur.com-Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Maluku, Ny Nita Sadali, SP.M.H menegaskan pentingnya pemahaman anggota terkait penggunaan atribut organisasi yang benar sesuai ketentuan dalam setiap kegiatan resmi maupun nonformal.
Hal ini disampaikannya, usai pelaksanaan sosialisasi atribut Dharma Wanita Persatuan yang berlangsung di hotel grand Avira Kamis (4/6/)26).
Kegiatan tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada seluruh anggota mengenai tata cara berpakaian dan penggunaan atribut organisasi, baik bagi anggota yang mengenakan jilbab maupun yang tidak mengenakan jilbab,ucap Nita.
Menurutnya, kegiatan sosialisasi ini lahir dari kebutuhan untuk menyamakan persepsi seluruh anggota DWP, terutama saat mengikuti kegiatan di luar ruangan seperti kunjungan ke panti asuhan, kegiatan sosial, maupun berbagai agenda organisasi lainnya.Sehingga“melalui sosialisasi ini, saya berharap seluruh anggota Dharma Wanita mengetahui tata cara berpakaian dan penggunaan atribut yang tepat sesuai jenis kegiatan yang diikuti, baik dalam acara resmi, undangan, maupun kegiatan di luar ruangan,” harapnya.
Selain itu, Ketua DWP Maluku juga menyampaikan bahwa pihaknya akan mengikuti kegiatan senam bersama yang digagas oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Maluku dan akan dilaksanakan di kawasan Pasar Mardika Ambon.
Dirinya menjelaskan, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung penataan Pasar Mardika yang sementara terus dilakukan pemerintah agar seluruh pedagang dapat menempati los dan lapak yang telah disediakan di gedung pasar yang baru.
Kata dia“pasar ini telah dibangun dengan sangat baik dan megah. Karena itu perlu ada penataan sehingga para pedagang dapat menempati tempat yang sudah disediakan, sekaligus memberikan pemahaman kepada masyarakat sebagai konsumen bahwa seluruh kebutuhan dapat diperoleh di dalam area pasar,”ujarnya.
Ia berharap melalui berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat, termasuk senam bersama, dapat meningkatkan kesadaran pedagang dan pembeli untuk memanfaatkan fasilitas Pasar Mardika secara optimal, sehingga aktivitas perdagangan dapat berlangsung lebih tertib, nyaman, dan teratur.
Diketahui, “kegiatan senam bersama tersebut dijadwalkan berlangsung di kawasan Pasar Mardika dan melibatkan berbagai unsur masyarakat serta organisasi perempuan di Kota Ambon





