Langgur,CahayaMediaTimur.com-Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tual mempertegas komitmennya dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan aman. Melalui deklarasi bersama, seluruh jajaran petugas dan Warga Binaan mengucapkan ikrar untuk memerangi peredaran narkotika serta penggunaan telepon genggam (HP) ilegal di dalam Lapas, Kamis (16/04).
Kegiatan yang berlangsung di lapangan utama Lapas Tual ini merupakan bentuk dukungan terhadap 15 program aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan serta gerakan “Zero Halinar” (Handphone, Pungli, dan Narkoba) yang dicanangkan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.
Kepala Lapas Kelas IIB Tual, Nurchalis Nur, menegaskan bahwa pemberantasan barang terlarang adalah prioritas utama demi menjaga marwah institusi. Ia menyatakan tidak ada toleransi bagi siapa pun yang mencoba bermain-main dengan aturan.
“Zero Narkoba dan Handphone adalah harga mati. Kami tidak memberikan ruang sedikit pun bagi barang terlarang masuk ke dalam. Jika ada oknum petugas maupun warga binaan yang terbukti melanggar, akan ada sanksi tegas sesuai aturan. Ini komitmen kita untuk menjaga integritas institusi,” tegas Nurchalis.
Senada dengan Kalapas, Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas, M. Rizal Aras, bersama jajaran keamanan memastikan bahwa pengawasan akan ditingkatkan melalui razia rutin dan penggeledahan badan secara menyeluruh.
“Kami terus memperkuat kontrol melalui deteksi dini, baik itu razia blok hunian maupun pemeriksaan ketat di pintu masuk. Fokus kami adalah memastikan tidak ada celah komunikasi ilegal yang bisa dimanfaatkan untuk aktivitas luar seperti penipuan atau peredaran gelap narkotika,” ujarnya.
Warga binaan pun menyambut positif langkah ini. Rahman, salah satu perwakilan warga binaan usai pembacaan ikrar mengatakan mereka berjanji akan fokus pada program pembinaan kemandirian tanpa terpengaruh oleh barang-barang terlarang yang justru dapat merugikan masa depan mereka sendiri.
“Kami sadar bahwa mematuhi aturan adalah bagian dari proses pembinaan kami. Melalui ikrar ini, kami berkomitmen untuk menjauhkan diri dari narkoba dan HP ilegal agar lingkungan kami tetap kondusif dan proses integrasi kami berjalan lancar tanpa hambatan,” ungkapnya.
Deklarasi ini merupakan simbolisasi komitmen petugas bersama warga binaan untuk terus mewujudkan Lapas Tual yang benar-benar bersih dan bermartabat.




