Ambon,CahayaMediaTimur.com-Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Hubungan Masyarakat, dan Alumni Universitas Pattimura, Dr. Nur Aida Kubangun, S.Pd., M.Pd., menekankan pentingnya penguatan ketahanan mental, spiritual, dan karakter mahasiswa dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan akademik maupun sosial di era globalisasi.
Hal ini disampaikan saat dirinya membuka kegiatan Pembinaan Karakter: Mental dan Spiritual bagi Mahasiswa Universitas Pattimura dengan tema “Digital Overload: Dampak Media Sosial terhadap Emosi Mahasiswa”, pada Kamis, 25/6 di Aula Rektorat Universitas Pattimura.
Dr. Kubangun dalam sambutannya, mengatakan bahwa kegiatan pengembangan karakter dan spiritualitas mahasiswa memiliki peran penting dalam mendukung keberhasilan studi sekaligus membentuk pribadi yang tangguh dan berintegritas.
Ia mengakui bahwa kehidupan mahasiswa tidak terlepas dari berbagai tantangan, baik yang berkaitan dengan persoalan akademik, ekonomi, maupun permasalahan sosial yang dapat memengaruhi proses pendidikan.
Kata dia“di tengah arus globalisasi dan dinamika kehidupan kampus, mahasiswa akan menghadapi berbagai tantangan. Karena itu diperlukan penguatan karakter, mental, dan spiritual agar mampu mengambil keputusan yang tepat serta terhindar dari berbagai perilaku yang merugikan diri sendiri maupun orang lain,” ujar Kubangun
Ia juga mengatakan bahwa sebagian besar mahasiswa Universitas Pattimura berasal dari berbagai latar belakang sosial ekonomi yang beragam. Oleh sebab itu, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan program-program pembinaan yang mampu mendukung mahasiswa dalam menyelesaikan studi sekaligus mempersiapkan masa depan mereka,ucapnya.
Dirinya juga menegaskan bahwa Unpatti secara konsisten menghadirkan berbagai kegiatan pembinaan sebagai bentuk perhatian terhadap persoalan-persoalan yang dihadapi mahasiswa, termasuk berbagai kasus sosial yang dapat berdampak pada kehidupan akademik dan pengembangan diri mahasiswa, tegasnya.
Tambahnya“kegiatan seperti ini merupakan bagian dari upaya universitas untuk memberikan ruang pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, nilai moral, dan penguatan spiritual mahasiswa.
Kubangun mengajak mahasiswa untuk memanfaatkan setiap kesempatan pengembangan diri yang disediakan universitas, baik melalui kegiatan akademik maupun nonakademik. Menurutnya, keberhasilan mahasiswa tidak hanya ditentukan oleh capaian akademik semata, tetapi juga oleh kemampuan membangun karakter, kepemimpinan, serta kepedulian sosial, ungkapnya.
Melalui kegiatan tersebut, Universitas Pattimura terus berupaya menciptakan lingkungan kampus yang inklusif, aman, dan mendukung perkembangan mahasiswa secara menyeluruh, sehingga mampu menghasilkan lulusan yang unggul, berkarakter, dan siap berkontribusi bagi pembangunan daerah maupun bangsa.
Turut hadir,Grace Latuheru, S.Psi., M.Psi., Psikolog, menjadi narasumber pada Kegiatan Pembinaan Karakter yang diikuti oleh mahasiswa di lingkungan Universitas Pattimura.






