Lapas Geser Perkuat Sinergi dengan Dinkes SBT, Wujudkan Dapur Sehat dan Bersertifikat Layak Hygiene.

oleh -0 views

Geser,CahayaMediaTimur.com-Dalam upaya konsisten memberikan pelayanan terbaik dan memenuhi hak dasar warga binaan, khususnya di bidang kesehatan pangan, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Geser, Mulyo Utomo, mengambil langkah proaktif dengan berkoordinasi bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), selasa (3/2).

Koordinasi ini bertujuan untuk mengajukan penerbitan sertifikat Laik Hygiene dan sertifikat Penjamah Makanan. Langkah strategis ini diambil setelah Lapas Geser berhasil memenuhi standar kebersihan dapur serta memastikan penjamah makanan warga binaan merupakan tenaga yang berpengalaman dan terlatih.

Kalapas Geser menyampaikan bahwa kebersihan dapur merupakan prioritas utama untuk menjamin kesehatan warga binaan. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan keterangan resmi yang dikeluarkan Dinkes SBT berupa sertifikat Layk Hygiene.

“Lapas Geser berkomitmen menjaga standar kebersihan dan sanitasi. Dengan dapur yang bersih dan penjamah makanan yang terlatih, kami ingin memastikan bahwa makanan yang disajikan aman, layak, dan sehat. Kerja sama dengan Dinkes SBT ini diharapkan dapat segera membuahkan hasil berupa sertifikat resmi “layk hygiene”, yang akan menjadi bukti konkret komitmen Lapas Geser dalam memberikan pelayanan prima dan menjaga kualitas hidup warga binaan di lingkungan yang bersih, ungkap Utomo.

Menyambut koordinasi Kalapas Geser, salah satu staf Dinkes SBT bagian Farmasi Bidang Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan (SDK), Nurlaila Hajrin mengatakan, langkah proaktif Lapas Geser patut mendapat apresiasi positif karena menunjukkan komitmen berkelanjutan dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang lebih sehat dan manusiawi.

“Kami berkomitmen menjalankan sinergi positif dengan berbagai pihak terkhususnya Lapas Geser guna pemenuhan gizi dan keamanan pangan warga binaan. Selanjutnya kami akan terus memberikan pendampingan teknis agar Lapas Geser tidak hanya segera memperoleh sertifikat tersebut, tetapi juga mampu mempertahankan status ‘Dapur Sehat’ secara berkelanjutan demi kesejahteraan bersama di lingkungan pemasyarakatan,” pungkas Nurlaila.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.