Piru,CahayaMediaTimur.com-Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Piru terus menggencarkan penggeledahan di area blok hunian Warga Binaan sebagai langkah nyata dalam memberantas Halinar (handphone, pungutan liar, dan narkoba). Penggeledahan rutin tersebut dilaksanakan pada Kamis (12/02) oleh jajaran Seksi Keamanan dan Ketertiban (Kamtib) bersama petugas jaga pagi Regu Pengamanan III.
Dalam penggeledahan tersebut, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang terlarang, di antaranya satu buah kaleng bekas rokok, satu buah gunting, satu buah paku, satu buah sendok besi, dan satu buah botol parfum kaca. Seluruh barang hasil temuan langsung diamankan dan didata sesuai prosedur yang berlaku.
Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Adm Kamtib) Lapas Piru, Hendro Suatrian, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman dan tertib. “Penggeledahan rutin ini merupakan bentuk komitmen kami dalam mencegah potensi gangguan kamtib, sekaligus memastikan tidak ada peredaran barang terlarang di dalam lapas,” ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Regu Pengamanan (Karupam) Regu III, Jemmy Loppies, menyampaikan bahwa kami jajaran regu pengamanan selalu siap melaksanakan tugas secara profesional dan humanis. “Kami menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, mengedepankan pendekatan persuasif namun tetap tegas demi menjaga keamanan dan kenyamanan bersama,” katanya.
Kepala Lapas Piru, Hery Kusbandono, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), khususnya dalam memberantas peredaran narkoba dan pelaku penipuan dengan berbagai modus di Lembaga Pemasyarakatan dan Rumah Tahanan Negara. “Lapas Piru berkomitmen penuh mendukung kebijakan nasional dalam mewujudkan lapas yang bersih dari narkoba, handphone, pungutan liar, serta berbagai bentuk kejahatan lainnya,” tegasnya.
Lebih lanjut, Kalapas menyampaikan bahwa seluruh jajaran akan terus meningkatkan pengawasan, baik melalui penggeledahan rutin, razia insidentil, maupun penguatan integritas petugas. “Kami ingin memastikan bahwa Lapas Piru menjadi tempat pembinaan yang aman, tertib, dan bermartabat, sekaligus mendukung terwujudnya Zero Halinar,” pungkasnya.
Dengan pelaksanaan kegiatan ini, Lapas Piru berharap dapat terus menjaga stabilitas keamanan serta mendukung terciptanya sistem pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pembinaan.






