Piru,CahayaMediaTimur.com-Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Piru laksanakan penggeledahan kejadian di kamar perumahan Warga Binaan pada Selasa (3/2) malam. Kegiatan ini meliputi seksi keamanan dan perdamaian (kamtib), serta Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP) sebagai deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtib.
Penggeledahan dilakukan secara menyeluruh dan humanis dengan tetap mengedepankan prosedur operasional standar. Dari hasil kegiatan tersebut, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang terlarang, antara lain dua pisau rakitan, satu batu gosok, satu minyak zaitun, satu pisau, satu gunting, dua sendok besi, satu piring kaca, enam paku kecil, satu ketapel, dan dua potong besi.
Kepala Seksi Administrasi Kamtib, Hendro Suatrian, menyampaikan seluruh barang hasil penggeledahan akan ditindaklanjuti sesuai ketentuan. “Barang-barang terlarang yang kami temukan akan rusak sesuai prosedur yang berlaku sebagai bagian komitmen kami menjaga kamtib di Lapas,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala KPLP, Arifin Arif, menekankan pentingnya kesiapsiagaan petugas dalam pelaksanaan tugas pengamanan. “Kegiatan ini menunjukkan kesiapan jajaran pengamanan dalam menjaga stabilitas keamanan Lapas, khususnya pada jam-jam rawan di malam hari,” ungkapnya.
Senada, Kepala Seksi Bimbinganan Narapidana dan Kegiatan Kerja, Muh. Ramdhan Basir, menyampaikan keamanan yang terjaga menjadi fondasi utama keberhasilan program pelatihan. “Lingkungan yang aman dan tertib akan mendukung pelaksanaan pembinaan kepribadian dan kemandirian Warga Binaan secara optimal,” tuturnya.
Terpisah, Kepala Lapas Piru, Hery Kusbandono, menegaskan kegiatan ini merupakan komitmen dalam menciptakan lingkungan Pemasyarakatan yang aman dan kondusif. “Penggeledahan ini bukan semata-mata mencari kesalahan, tetapi sebagai langkah preventif untuk memastikan tidak ada barang terlarang yang berpotensi mengganggu keamanan dan keselamatan di Lapas,” jelasnya.
Ia juga menambahkan penguatan pengawasan akan terus dilakukan secara berkelanjutan. “Kami berkomitmen menjaga integritas dan stabilitas keamanan demi terciptanya suasana pelatihan yang tertib, aman, dan manusiawi,” tambah Hery.
Dengan dilaksanakannya penggeledahan kejadian ini, Lapas Piru berharap terus memperkuat sistem pengamanan sekaligus menciptakan suasana yang kondusif bagi proses pelatihan, sejalan dengan tujuan Pemasyarakatan untuk membentuk Warga Binaan menjadi pribadi yang lebih baik dan bertanggung jawab.






