Lapas Piru Panen 500 Jagung Manis, Bukti Nyata Pembinaan Kemandirian Warga Binaan

oleh -0 views

Piru,CahayaMediaTimur.com-Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Piru kembali menunjukkan komitmennya dalam membina kemandirian Warga Binaan melalui kegiatan panen jagung yang dilaksanakan di kebun kemandirian dalam lapas, Selasa (21/4). Di bawah terik matahari, Warga Binaan bersama petugas tampak antusias memetik hasil kerja keras mereka yang telah dirawat sejak masa tanam.

Sebanyak 500 buah jagung manis berhasil dipanen dalam kegiatan tersebut. Hasil ini menjadi bukti nyata bahwa program pembinaan kemandirian yang dijalankan tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga mampu memberikan keterampilan praktis yang bermanfaat bagi Warga Binaan.

Menjelaskan proses pembinaan yang dilakukan, Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Kegiatan Kerja Lapas Piru, Muh. Ramdhan Basir, menuturkan bahwa kegiatan tersebut dirancang sebagai sarana pembelajaran yang aplikatif bagi Warga Binaan.
“Program pertanian ini kami rancang sebagai sarana pembelajaran langsung bagi Warga Binaan, mulai dari proses penanaman, perawatan hingga panen. Hasil hari ini menunjukkan bahwa mereka mampu mengikuti setiap tahapan dengan baik dan menghasilkan produk yang bernilai,” ujarnya.

Salah satu Warga Binaan yang terlibat, berinisial “S”, turut membagikan pengalamannya selama mengikuti program kemandirian tersebut.
“Awalnya saya tidak tahu cara bertani, tapi di sini kami diajarkan dari nol. Sekarang sudah bisa ikut panen sendiri. Ini jadi pengalaman berharga dan bisa saya lanjutkan nanti setelah bebas,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Lapas Piru, Hery Kusbandono, menegaskan komitmen jajarannya dalam menghadirkan pembinaan yang berdampak nyata dan berkelanjutan.
“Kami terus mendorong pembinaan yang bersifat produktif dan aplikatif. Kegiatan ini bukan hanya memberikan keterampilan, tetapi juga menanamkan disiplin dan rasa tanggung jawab sebagai bekal mereka kembali ke tengah masyarakat,” tegasnya.

Kegiatan ini juga merupakan bagian dari dukungan terhadap Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam mendorong kemandirian serta produktivitas Warga Binaan. Melalui program pembinaan seperti ini, Lapas Piru terus berupaya menghadirkan perubahan positif, sekaligus mempersiapkan Warga Binaan agar lebih siap berintegrasi kembali ke lingkungan sosial.