Langgur,CahayaMediaTimur.com-Suasana produktif kembali terlihat di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tual, Senin (16/2/2026). Melalui sinergi yang kuat, para pegawai Lapas dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) sukses memanen sayur sawi segar di area Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lapas Tual, sebagai bukti komitmen nyata dalam mewujudkan kemandirian pangan.
Kegiatan panen yang rutin dilakukan ini, menunjukan hasil positif dari program pembinaan kemandirian. Sawi yang dipanen merupakan hasil budidaya intensif yang dikelola oleh warga binaan dengan bimbingan dan pendampingan langsung dari petugas Lapas.
Penuhi Stok Dapur Sehat
Kepala Lapas Kelas IIB Tual, Nurchalis Nur, menekankan bahwa panen sawi ini bukan sekadar rutinitas pertanian, melainkan bagian dari komitmen untuk memenuhi stok kebutuhan dapur sehat bagi seluruh warga binaan. Hasil panen langsung dimanfaatkan untuk bahan konsumsi makanan sehat di Lapas, memastikan sayuran yang dikonsumsi segar dan bergizi.
“Ini adalah bukti nyata bahwa program pembinaan kami berjalan. Warga binaan dilatih untuk produktif, dan hasilnya langsung berdampak positif bagi ketahanan pangan di dalam Lapas,” ujar Nurchalis.
Keberlanjutan Program,
Lapas Tual terus berupaya mengoptimalkan lahan asimilasi untuk budidaya sayuran, sejalan dengan 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan untuk memberdayakan warga binaan. Keberhasilan ini menunjukan transformasi Lapas menjadi wadah produktif, di mana WBP mendapatkan keterampilan pertanian yang bermanfaat untuk bekal kehidupan setelah bebas nanti.
Dengan semangat sinergi, pegawai dan warga binaan Lapas Tual berkomitmen untuk terus mempertahankan stabilitas pangan dan meningkatkan produktivitas hasil bumi dari dalam lingkungan pemasyarakatan.






