Langgur,CahayaMediaTimur.com-Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tual melaksanakan kegiatan skrining dan pemeriksaan kesehatan gratis secara massal, guna memastikan kondisi kesehatan Warga Binaan tetap terjaga. Kegiatan yang menyasar kelompok risiko tinggi ini difokuskan pada pencegahan serta pengendalian penyakit menular seperti HIV-AIDS, Infeksi Menular Seksual (IMS), Tuberkulosis (TBC), hingga deteksi dini Penyakit Tidak Menular (PTM).
Upaya kolaboratif ini melibatkan tenaga medis dari Puskesmas Ohoijang Watdek sebagai mitra strategis dalam memberikan layanan kesehatan masyarakat di wilayah tersebut.
Kalapas, Nurchalis Nur, menekankan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari program aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan tahun 2026. “Kami berkomitmen memberikan layanan kesehatan yang optimal. Pemeriksaan ini penting sebagai langkah deteksi dini agar lingkungan Lapas tetap sehat dan terbebas dari penularan penyakit berbahaya,” ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Dokter Lapas, Eka Pratiwi menjelaskan bahwa pemeriksaan mencakup tes VCT untuk HIV, skrining dahak untuk TBC, serta pengecekan gula darah dan tekanan darah untuk mengontrol PTM. “Kelompok risiko di dalam Lapas perlu dipantau secara berkala. Melalui pemeriksaan gratis ini, kita bisa melakukan intervensi medis lebih cepat jika ditemukan indikasi gejala penyakit,” jelasnya.
Kepala Puskesmas Ohoijang Watdek, Rusli Rumlus yang hadir pada kesempatan tersebut menyatakan dukungannya dalam penyediaan logistik medis dan tenaga ahli. “Kerjasama ini diharapkan dapat menurunkan angka prevalensi penyakit menular di Kabupaten Maluku Tenggara, sejalan dengan target eliminasi HIV dan TBC nasional,” tegasnya.
Kegiatan yang berlangsung di aula Lapas ini diikuti dengan antusias oleh para warga binaan, yang juga mendapatkan edukasi mengenai pola hidup bersih dan sehat (PHBS) selama menjalani masa pidana.
