Lapas Wahai Gandeng Polsek Wahai Gelar Razia Gabungan Kamar Hunian Usai Lebaran

oleh -1 views

Wahai,CahayaMediaTimur.com-Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai gelar inspeksi mendadak (sidak) di area blok hunian Warga Binaan, Selasa (24/3) malam. Menggandeng Aparat Penegak Hukum (APH) dari Kepolisian Sektor (Polsek) Wahai, sidak digelar untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban (kamtib) tetap kondusif usai Idulfitri.

‎Penggeledahan dilakukan secara menyeluruh dan sistematis, meliputi pemeriksaan badan Warga Binaan hingga penyisiran ke setiap sudut kamar hunian. Ini merupakan komitmen deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan, sekaligus Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika di lingkungan Pemasyarakatan.

‎Kepala Lapas Wahai, Tersih Victo Noya, menjelaskan sinergi antarinstansi sangat krusial. “Momentum setelah Lebara biasanya memiliki tingkat kerawanan tersendiri. Oleh karena itu, kami bersama rekan-rekan dari Polsek Wahai bersinergi melakukan razia untuk memastikan tidak ada barang-barang terlarang yang masuk dan disembunyikan Warga Binaan. Ini adalah langkah preventif kami untuk menjaga agar Lapas Wahai tetap dalam keadaan aman dan tertib,” tegasnya.

‎Sementara itu, perwakilan Polsek Wahai, Ajun Inspektur Polisi Dua R. Minangkabau, menyatakan dukungannya terhadap langkah tegas yang diambil pihak Lapas. “Kehadiran kami adalah komitmen kepolisian dalam mendukung Lapas Wahai. Kami ingin memastikan lingkungan Lapas benar-benar bersih dari barang terlarang yang dapat memicu gangguan keamanan. Sinergi APH akan terus kami pelihara demi menjaga kondusivitas. Tidak hanya d Lapas, tetapi juga di wilayah hukum Wahai secara keseluruhan,” ungkapnya

‎Dalam razia yang berlangsung tertib dan mengedepankan pendekatan humanis tersebut, petugas gabungan tidak menemukan adanya narkoba maupun telepon genggam. Namun, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang yang dilarang beredar di blok hunian, antara lain tujuh kartu domino,lima alat cukur, tiga silet, lima paku, tiga botol kaca, satu obat, tiga korek api, satu bando, satu peniti, satu klip kertas, dan satu anting. Seluruh barang hasil razia tersebut langsung didata, diinventarisasi, dan disita oleh petugas serta akan dimusnahkan di kemudian hari.

‎Menanggapi razia gabungan tersebut, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro, menegaskan deteksi dini usai Lebaran adalah langkah strategis yang wajib dilakukan seluruh Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan di wilayah Maluku. “Meskipun tidak ditemukan narkoba maupun handphone, penemuan barang-barang rawan lainnya membuktikan razia rutin dan insidental sangat diperlukan. Terus tingkatkan kewaspadaan dan perkuat sinerg di lapangan,” pintanya.

‎Melalui razia gabungan ini, Lapas Wahai memastikan situasi kamtib usai Lebaran tetap terkendali. Sinergi yang terjalin erat dengan APH setempat akan terus dipertahankan sebagai garda terdepan dalam mewujudkan lingkungan Pemasyarakatan yang bersih, tertib, dan terbebas dari peredaran barang terlarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.