Lapas Wahai Kembali Panen 30 Ikat Selada, Warga Sangat Senang

oleh -0 views

Wahai,CahayaMedia.com-Kebun hidroponik yang dikelola Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai kembali tunjukkan hasil positif melalui panen 30 ikat sayur selada, Selasa (21/7). Kehadiran kebun ini tidak hanya menjadi sarana pembinaan kemandirian bagi para Warga Binaan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar yang ingin mendapatkan sayur segar berkualitas tinggi secara langsung.

Kepala Subseksi Pembinaan, La Joi, menyampaikan budidaya hidroponik ini dirancang untuk memberikan keterampilan kerja yang aplikatif dan bernilai ekonomi bagi para Warga Binaan. “Kami terus berupaya memfasilitasi Warga Binaan dengan keterampilan produktif. Budidaya hidroponik ini adalah salah satu bukti nyata bahwa mereka mampu menghasilkan produk pertanian modern yang layak dipasarkan dan diminati masyarakat,” ungkapnya.

Salah seorang warga masyarakat sekitar, Wa Anti, memanfaatkan kesempatan ini dengan mendatangi langsung area kebun hidroponik Lapas Wahai dan memborong sayur selada segar yang baru saja dipanen. Wa Anti sangat senang dan puas dengan kualitas sayuran hasil budidaya Warga Binaan. Menurutnya, selada yang dihasilkan sangat segar, bersih, dan harganya terjangkau.

“Sayurnya sangat segar dan hijau. Saya senang sekali bisa beli langsung di sini karena kualitasnya bagus dan harganya bersahabat. Semoga kegiatan hidroponik ini terus berjalan lancar,” harap Wa Anti.

Menanggapi antusiasme masyarakat, Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya, memberikan apresiasi kepada jajaran pembinaan dan seluruh Warga Binaan yang terlibat. Ia menegaskan Lapas bukan sekadar tempat menjalani hukuman, melainkan wadah pembinaan diri agar siap kembali ke masyarakat.

“Dukungan dan kepercayaan dari warga masyarakat seperti Ibu Wa Anti sangat berharga bagi kami, terutama untuk meningkatkan rasa percaya diri para Warga Binaan. Hasil penjualan ini membuktikan karya mereka memiliki nilai guna dan dapat diterima oleh publik. Kami akan terus mendorong inovasi program pembinaan agar makin mandiri dan berdampak positif,” tegas Tersih.

Lapas Wahai berharap sinergi dan persepsi positif dari masyarakat terhadap program pembinaan Warga Binaan terus terjalin dengan baik sehingga mendukung Warga Binaan terampil, mandiri, dan siap berkontribusi secara produktif di tengah masyarakat setelah bebas kelak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.