Latuconsina :Bupati dan Wali kota di Maluku Harus Pastikan Pasien Rujukan Lengkap BPJS dan NIK

oleh -0 views

Ambon,CahayaMediaTimur.com-Kepala Bidang Pelayanan RSUD Haulussy, Ijah Latuconsina, memintanya pemerintah kabupaten/kota di Maluku memastikan masyarakat memiliki kelengkapan administrasi kesehatan dan kependudukan sebelum dirujuk untuk mendapatkan pelayanan di RSUD Haulussy Ambon.

 

Adapun permintaan tersebut disampaikan Ijah kepada Wakil Gubernur Maluku saat melakukan kunjungan ke RSUD Haulussy, Kamis (10/9/2026).

 

Latuconsina berharap Wakil Gubernur dapat mendorong para bupati dan wali kota di 11 kabupaten/kota untuk lebih aktif memastikan masyarakat di wilayah masing-masing memiliki BPJS Kesehatan, KTP, NIK, serta dokumen lain yang diperlukan.

 

“Dikatan ,hadirnya Pak Wakil Gubernur di rumah sakit, Pak Wagub, saya minta tolong untuk bupati-bupati di 11 kabupaten/kota mengontrol masyarakat di masing-masing kabupaten/kota, supaya mereka punya BPJS Kesehatan, punya KTP dan lain-lain,” ujar Latuconsina.

 

Menurut beliau, kelengkapan administrasi tersebut sangat penting agar pasien tidak mengalami kendala saat tiba di RSUD Haulussy untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.”Banyak pasien yang datang merupakan pasien rujukan dari kabupaten/kota di Provinsi Maluku.

 

Ia juga sampaikan, “supaya kalau datang berobat di RSUD Haulussy mereka tidak terkendala, baik itu NIK, BPJS dan lain sebagainya, apalagi kalau mereka adalah pasien rujukan dari kabupaten-kabupaten di Provinsi Maluku,” ungkapnya.

 

Dirinya menilai, persoalan administrasi pasien perlu menjadi perhatian bersama pemerintah daerah. Dengan kelengkapan dokumen sejak dari daerah asal, proses pelayanan pasien rujukan di rumah sakit dapat berjalan lebih lancar.”Minta Masyarakat Tetap Perhatikan RSUD Haulussy

 

Dalam kesempatan tersebut,Latuconsina juga menyampaikan pesan kepada masyarakat Maluku agar tidak melupakan RSUD Haulussy sebagai rumah sakit yang telah lama memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

 

Latuconsina mengibaratkan RSUD Haulussy sebagai “rumah tua” yang telah lama menemani masyarakat Maluku.

“Untuk masyarakat, jangan lihat Rumah Sakit Leimena, tapi lihat rumah tua. Jangan lihat baju baru, tapi lihat baju lama yang sudah menemani kita begitu lama,” ucapnya.

 

Menurutnya, RSUD Haulussy tetap memiliki peran penting dalam sistem pelayanan kesehatan di Maluku, khususnya dalam melayani masyarakat dari berbagai kabupaten/kota yang membutuhkan pelayanan rujukan.

 

Ia berharap dukungan pemerintah daerah dan masyarakat terus diberikan untuk memperkuat pelayanan RSUD Haulussy sekaligus memastikan masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan tidak terkendala persoalan administrasi, pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.