Langgur,CahayaMediaTimur.com-Aroma segar sayuran hijau menyambut tim peliputan RRI Tual saat menyambangi area sarana kegiatan kerja di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tual, Kantor Wilayah Ditjenpas Maluku, Rabu (25/3/2026). Namun, kali ini ada yang berbeda. Jika biasanya tim hadir hanya untuk memburu berita, kali ini mereka pulang dengan kantong penuh sayuran hijau segar.
Ketertarikan tim media bermula saat meliput keberhasilan warga binaan dalam mengembangkan sistem pertanian hidroponik. Melihat hamparan selada yang tumbuh subur, bersih, dan bebas pestisida, para kru RRI tidak ragu untuk langsung memborong hasil panen tersebut.
Selada hidroponik hasil keringat warga binaan ini memang memiliki daya tarik tersendiri. Selain ukurannya yang besar dan tekstur yang renyah, cara penanamannya yang menggunakan air nutrisi tanpa tanah menjadikannya produk unggulan yang sangat diminati.
“Kami melihat langsung bagaimana warga binaan merawat tanaman ini dari pembibitan hingga panen. Kualitasnya sangat premium, bahkan lebih segar daripada yang kami temui di pasar karena dipetik langsung di tempat,” ungkap salah satu kru RRI Tual.
Aksi “borong” selada ini bukan sekadar urusan belanja dapur, melainkan bentuk apresiasi nyata terhadap transformasi warga binaan. Dengan membeli produk mereka, tim RRI turut berkontribusi dalam perputaran ekonomi kreatif di dalam Lapas.
Kepala Lapas Kelas IIB Tual, Nurchalis Nur menyampaikan apresiasinya atas kunjungan dan dukungan tim RRI. Kehadiran media yang turut menjadi pembeli dianggap sebagai booster kepercayaan diri bagi para warga binaan untuk terus mengasah keahlian mereka sebagai bekal saat kembali ke masyarakat nanti.






