Ambon,CahayaMediaTimur.com-Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Ambon memfasilitasi kegiatan bimbingan konseling berupa refleksi rohani dan diskusi terbuka bagi anak binaan bersama perwakilan Sinode Gereja Protestan Maluku (GPM), Kristio Pattisia, pada Jumat (13/3) di lingkungan LPKA Kelas II Ambon. Kegiatan ini menjadi bagian dari program pembinaan kepribadian yang bertujuan memperkuat mental dan spiritual anak binaan selama menjalani masa pembinaan.
Dalam kegiatan tersebut, anak binaan diajak mengikuti sesi refleksi rohani yang mengangkat nilai-nilai kehidupan, pengendalian diri, serta pentingnya membangun sikap saling menghargai dan bertanggung jawab. Selain itu, sesi diskusi terbuka juga dilaksanakan untuk memberikan ruang bagi anak binaan menyampaikan pengalaman, pemikiran, serta harapan mereka secara terbuka dalam suasana yang hangat dan penuh kebersamaan.
Kepala LPKA Kelas II Ambon, Kurniawan Wawondos, menyampaikan bahwa pembinaan rohani merupakan bagian penting dalam proses pembentukan karakter anak binaan agar mampu memperbaiki diri dan menata masa depan yang lebih baik.
“LPKA Ambon berkomitmen menghadirkan berbagai program pembinaan yang tidak hanya berfokus pada kedisiplinan, tetapi juga pada penguatan mental dan spiritual anak binaan. Melalui kegiatan refleksi rohani dan diskusi terbuka ini, kami berharap anak-anak dapat membangun kesadaran diri, memperbaiki sikap, serta memiliki harapan baru untuk masa depan yang lebih baik,” ujar Kurniawan.
Sementara itu, Kristio Pattisia menjelaskan bahwa kegiatan refleksi rohani bertujuan memberikan ruang bagi anak binaan untuk merenungkan perjalanan hidup serta menemukan motivasi untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik.
“Refleksi rohani ini menjadi kesempatan bagi anak-anak untuk melihat kembali perjalanan hidup mereka, memahami nilai-nilai kebaikan, serta menyadari bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk berubah dan memperbaiki diri,” ungkap Kristio.
Salah satu anak binaan berinisial R turut menyampaikan kesannya setelah mengikuti kegiatan tersebut. Ia mengaku kegiatan ini memberikan ketenangan dan semangat baru bagi dirinya.
“Melalui kegiatan ini saya merasa lebih tenang dan bisa belajar dari pengalaman hidup saya. Diskusi seperti ini membuat kami bisa saling berbagi dan saling menguatkan untuk menjadi lebih baik ke depannya,” tuturnya.
Melalui kegiatan bimbingan konseling ini, LPKA Kelas II Ambon terus berupaya menghadirkan pembinaan yang menyentuh aspek moral, mental, dan spiritual anak binaan sebagai bekal penting dalam proses perubahan diri serta persiapan mereka untuk kembali ke tengah masyarakat.





