Ambon,CahayaMediaTimur.com-Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Ambon menggelar kegiatan penelaahan Alkitab yang berlangsung di Gereja Taman Doa LPKA Ambon pada Rabu (8/4). Kegiatan ini menghadirkan penyuluh agama Kristen Kementerian Agama Kota Ambon, Alfananty, dengan mengangkat tema pemulihan hidup serta penegasan bahwa Tuhan berdaulat memakai siapa saja, melampaui batasan gender, untuk menyelamatkan umat-Nya.
Kegiatan yang diikuti oleh Anak Binaan tersebut berlangsung dengan khidmat dan penuh antusias. Melalui penyampaian firman, Anak Binaan diajak untuk memahami bahwa setiap individu memiliki kesempatan yang sama untuk dipulihkan dan dipakai Tuhan dalam rencana-Nya, tanpa dibatasi oleh latar belakang maupun kondisi masa lalu.
Kepala LPKA Kelas II Ambon, Kurniawan Wawondos, menegaskan bahwa kegiatan keagamaan menjadi bagian penting dalam proses pembinaan yang dilakukan di LPKA.
“Kegiatan penelaahan Alkitab ini menjadi bagian penting dalam pembinaan kepribadian Anak Binaan, khususnya dalam membangun pemulihan hidup dan memperkuat iman mereka agar siap kembali ke masyarakat dengan lebih baik,” ujar Kurniawan.
Sementara itu, Alfananty dalam penyampaiannya menekankan nilai kedaulatan Tuhan dalam kehidupan manusia.
“Tuhan berdaulat dan dapat memakai siapa saja tanpa memandang latar belakang maupun gender, untuk menyatakan kasih dan keselamatan bagi umat-Nya. Setiap orang memiliki kesempatan untuk dipulihkan dan dipakai dalam rencana Tuhan,” ungkap Alfananty.
Salah satu Anak Binaan berinisial K juga mengungkapkan kesan dan harapannya setelah mengikuti kegiatan tersebut.
“Saya merasa dikuatkan lewat firman Tuhan hari ini, bahwa saya masih punya kesempatan untuk berubah dan menjalani hidup yang lebih baik ke depan,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, LPKA Ambon terus menunjukkan komitmennya dalam membina Anak Binaan secara menyeluruh, tidak hanya dari aspek kedisiplinan, tetapi juga melalui pendekatan spiritual yang menanamkan nilai-nilai pemulihan, harapan, dan kasih Tuhan bagi setiap individu.






