Nelayan di Kabupaten SBB Dikabarkan Hilang Kontak Ketika Melaut

oleh -0 views

Kawa,CahayaMediaTimur.com-Seorang nelayan asal Desa Kawa, Kecamatan Seram Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Maluku, dilaporkan hilang saat melaut di perairan Laut Seram, tepatnya di wilayah penangkapan ikan WPP 715, Rabu (27/05/2026). Hingga saat ini, korban masih belum ditemukan dan proses pencarian terus dilakukan.

 

Nelayan yang dilaporkan hilang tersebut diketahui bernama La Sandi (45). Informasi yang diperoleh menyebutkan bahwa korban berangkat melaut sejak Senin (25/05/2026) menggunakan sebuah speed boat berbahan fiber dari pesisir Desa Kawa.

 

Keberangkatan La Sandi diketahui bertujuan menuju titik rumpon laut dalam yang berada di kawasan Laut Seram Barat. Lokasi tersebut merupakan salah satu area yang cukup sering digunakan oleh para nelayan setempat sebagai tempat mencari ikan.

 

Berdasarkan informasi yang beredar melalui grup WhatsApp masyarakat dan nelayan setempat, La Sandi pergi melaut untuk mencari sejumlah jenis ikan tangkapan bernilai ekonomis tinggi seperti tuna, cakalang, dan komu.

 

Aktivitas melaut ke wilayah tersebut merupakan kegiatan yang umum dilakukan para nelayan di Desa Kawa. Namun kondisi perairan laut yang luas dan faktor cuaca kerap menjadi tantangan tersendiri bagi para nelayan yang menggantungkan hidupnya dari hasil laut.

 

Kekhawatiran mulai muncul ketika korban tidak kunjung kembali hingga memasuki hari ketiga sejak keberangkatannya. Pihak keluarga dan masyarakat mulai merasa cemas karena biasanya korban kembali sesuai jadwal setelah selesai melakukan aktivitas penangkapan ikan.

 

Belum adanya informasi mengenai keberadaan korban membuat kabar hilangnya La Sandi dengan cepat menyebar di tengah masyarakat. Kondisi tersebut kemudian memicu aksi spontan dari warga dan kelompok nelayan untuk melakukan pencarian.

 

Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, para nelayan Desa Kawa langsung turun ke laut menggunakan lima unit bodi fiberglass. Mereka bergerak menuju titik rumpon laut dalam di wilayah WPP 715 Laut Seram Barat yang diduga menjadi lokasi terakhir aktivitas korban.

 

Pencarian dilakukan dengan menyisir sejumlah titik yang biasa dijadikan jalur maupun area penangkapan ikan oleh nelayan setempat. Masyarakat berharap upaya tersebut dapat segera membuahkan hasil dan korban dapat ditemukan dalam keadaan selamat.

 

Hingga berita ini diturunkan, La Sandi masih dalam proses pencarian dan belum ditemukan. Masyarakat Desa Kawa juga berharap adanya perhatian dan bantuan dari pihak terkait, termasuk Tim SAR dan Basarnas, agar proses pencarian dapat diperluas sehingga keberadaan korban dapat segera diketahui. (red)