Langgur,CahayaMediaTimur.com-Dalam upaya mewujudkan tata kelola sarana dan prasarana yang akuntabel, jajaran pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tual, Kantor Wilayah Ditjenpas Maluku rutin melaksanakan giat kontrol fisik Barang Milik Negara (BMN), pada Jumat (30/1/2026).
Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan langkah konkret untuk memastikan seluruh aset negara mulai dari sarana pengamanan, peralatan kantor, hingga kendaraan dinas tetap dalam kondisi prima dan terdata dengan baik.
Kepala Lapas Kelas IIB Tual, Nurchalis Nur, menegaskan bahwa pengecekan berkala adalah kunci dari efisiensi anggaran dan kelancaran pelayanan. Kami melakukan pengecekan antara lain: Pengecekan Fisik: Memastikan keberadaan barang sesuai dengan Daftar Barang Ruangan (DBR), Uji Fungsi: Memastikan alat-alat vital seperti gembok, APAR, dan alat komunikasi (HT) berfungsi 100% untuk mendukung keamanan, Identifikasi Kerusakan: Mendata barang yang memerlukan perbaikan segera agar tidak menghambat kinerja petugas.
“Barang Milik Negara adalah titipan rakyat yang digunakan untuk menunjang tugas kita. Menjaganya tetap berfungsi dengan baik adalah bentuk tanggung jawab moral dan kedisiplinan kita sebagai ASN,” ujar Nurchalis Nur.
Dengan adanya kontrol rutin ini, potensi kehilangan atau kerusakan yang tidak terdeteksi dapat diminimalisir. Langkah ini juga selaras dengan semangat pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), di mana pengelolaan aset harus dilakukan secara transparan dan akuntabel.
Diharapkan melalui kegiatan ini, seluruh pegawai memiliki rasa kepemilikan (sense of belonging) yang tinggi terhadap fasilitas yang disediakan oleh negara, sehingga umur pakai barang dapat lebih panjang dan pelayanan di dalam Lapas tetap berjalan optimal.
