Namlea,CahayaMediaTimur.com-Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Namlea resmi canangkan zona integritas dan meneguhkan komitmen bersama dalam mewujudkan Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) pada saat apel pagi, Senin (3/1). Kegiatan ini menandai dimulainya komitmen Lapas Namlea untuj meraih predikat WBK/WBBM di tahun 2026.
Kepala Lapas Namlea, Muhammad M. Marasabessy pencanangan ini ditandai dengan pembubuhan tanda tangan setiap pegawai sebagai satu komitmen nyata dalam mengimplementasikan ZI di lingkungan Lapas dengan berlandaskan prinsip integritas, transparansi, dan pelayanan prima.
“Ini adalah titik awal bagi jajaran Lapas Namlea untuk berupaya mewujudkan WBK/WBBM. Untuk meraihnya, hendaknya setiap pegawai harus memiliki satu komitmen, satu visi, dan satu tujuan yang sama. Tanpa komitmen bersama, hal-hal yang kita ingin capai tidak akan terealisasi dan terwujud,” ujar Marasabessy.
Dalam mewujudkannya khususnya di lingkungan Lapas, ia menekankan setiap subseksi harus berbenah dalam memberikan pelayanan dan pembinaan terbaik kepada warga binaan maupun masyarakat.
“Kami harapkan setiap subseksi baik itu urusan umum, admisi dan orientasi, pembinaan, dan keamanan semuanya dapat saling bahu-membahu memberikan kinerja terbaiknya dalam melayani. Karena hal tersebut merupakan indikator penting untuk meraih WBK,” tambah Marasabessy.
Hal senada disampaikan Ketua Tim ZI, Y. H. Tomasoa. Ia mengharapkan tim ZI yang terbagi dalam 6 pokja area perubahan dapat melaksanakan tugasnya dengan baik yang meliputi pemenuhan data dukung dan penyusunan dokumen sebagai evidence dalam pengajuan untuk meraih WBK.
“Setelah pencanangan, kita akan langsung gas full yang artinya setiap pokja akan memiliki tanggung jawabnya masing-masing dalam melengkapi data dukung yang diminta. Data dukung ini berisi hasil dari pelayanan dan kinerja kami selama satu tahun kedepan,” tuturnya.






