Namlea,CahayaMediaTimur.com-Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Namlea kembali melaksanakan kunjungan silaturahmi ke sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) Kabupaten Buru dalam rangka mempererat sinergitas antar instansi. Kali ini, Lapas Namlea berkunjung ke Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Buru untuk membahas rencana kerja sama dalam bidang pembinaan kemandirian melalui program pelatihan vokasi dan bersertifikat, Kamis (4/6).
Kepala Lapas Namlea, Muhammad M. Marasabessy, mengatakan program pembinaan kemandirian warga binaan khususnya yang berbasis kompetensi dan keterampilan perlu ditingkatkan melalui kerja sama dan kolaborasi dengan Disnakertrans.
“Selama beberapa tahun terakhir, Lapas Namlea dan Disnakertrans sudah berkolaborasi sangat baik dengan Disnakertrans melalui Balai Latihan Kerja (BLK) dalam berbagai program pelatihan yang efektif. Kunjungan kali ini, untuk membahas kembali arah kerja sama ini kedepan agar sinergitas tetap terjalin,” tutur Marasabessy.
Sebelumnya, Lapas Namlea dan Disnakertrans telah resmi menjalin kerja sama tentang pembinaan keterampilan warga binaan dan telah direalisasikan melalui kegiatan pelatihan bersertifikat seperti pengelasan dan kelistrikan.
Marasabessy mengharapkan, kedepannya cakupan pelatihan dapat diperluas dalam bidang lainnya yang dapat bermanfaat untuk meningkatkan skil warga binaan selama menjalani masa pidana. “Pengelasan sudah kita laksanakan secara rutin setiap tahun, kami harap kedepan bidang-bidang seperti perbengkelan dan meubelair juga bisa diadakan bagi warga binaan,” harapnya.
Sementara itu, Sekretaris Disnakertrans Kabupaten Buru, Pattilouw, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Lapas Namlea dalam membahas rencana kerja sama. “Kedatangan dari Lapas Namlea sangat kami apresiasi dan dukungan dalam program pembinaan bagi warga binaan Lapas Namlea akan kami berikan baik dalam bentuk penyediaan fasilitator dan instruktur-instruktur yang ada di BLK,” tuturnya.





