Ambon,CahayaMediaTimur.com-Meneladani Prilaku dan Akhlakul Karimah Nabi Muhammad SAW, Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Maluku melalui Majelis Ta’lim Al-Ikhlas Kanwil Ditjenpas Maluku gelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Selasa (16/9).
Mengusung tema “Menebar Kasih Sayang Sesama Sebagai Wujud Cinta Rasulullah”, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menumbuhkan semangat perubahan dan nilai spiritual. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Kanwil Ditjenpas Maluku bersama Jajaran Petugas Muslim dan Muslimah Kanwil Ditjenpas Maluku,Perwakilan Kantor Wilayah Imigrasi Maluku, Perwakilan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Maluku dan sejumlah tamu undangan meliputi Para Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan Se-Kota Ambon.
Kegiatan diawali dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an dan Salawat menghadirkan nuansa religius yang syahdu. Turut mengundang tokoh Agama setempat, Ustadz H Arsal Tuasikal sebagai penceramah Dengan bahasa yang sederhana namun menyentuh, menambah kekhusyukan acara. Dalam tausiyahnya, ia mengajak seluruh Petugas Pemasyarakatan Maluku khususnya yang hadir dalam kegiatan tersebut untuk meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW sebagai cahaya perubahan dalam menjalani kehidupan. Menurutnya, Rasulullah adalah teladan agung dalam membawa kasih sayang, pengampunan, dan harapan bagi umatnya.
“Peringatan Maulid ini adalah saat terbaik untuk menumbuhkan harapan baru. Jadikan kisah Nabi sebagai pendorong untuk menjadi pribadi yang lebih baik, meski dalam keterbatasan,” ungkap Ustadz Tuasikal.
Kakanwil Ditjenpas Maluku, Ricky Dwi Biantoro menyampaikan agar momen peringatan ini membawa dampak positif dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan di Maluku. “Kami ingin peringatan Maulid Nabi tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi benar-benar menggerakkan hati untuk meneladani Nabi Muhammad SAW dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan, Inilah bagian dari proses refleksi yang terus kami dorong guna menjadi penyemangat dalam kehidupan sehari-hari ,” ungkap Ricky.
Acara ditutup dengan doa bersama dan Makan bersama menambah suasana keakraban antar sesama Sebagai Wujud Cinta Rasulullah




