GESER,CahayaMediaTimur.com-Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Geser berkomitmen untuk terus bersinergi dan memberikan dukungan penuh terhadap berbagai kegiatan antar instansi maupun lintas sektoral. Dukungan tersebut kembali ditunjukan Kalapas Geser, Mulyo Utomo, A.Md.IP. S.H., M.Si, saat menghadiri acara peletakan batu pertama pembangunan ruang kelas baru Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Seram Bagian Timur yang dilakukan secara simbolis oleh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementeraian Agama (Kemenag) Provinsi Maluku, Dr. H. Yamin, S.Ag., M.Pd.I, sabtu (02/08/2025). Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Kantor Kemenag Kabupaten SBT, M. Abdullah Ernas, perwakilan Forkopimcam Kecamatan Seram Timur, Tokoh Adat dan masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Kakanwil Kemenag Maluku mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mencerdaskan generasi bangsa, melalui pembangunan fasilitas belajar. Program penambahan ruang kelas baru ini merupakan fasilitas yang disiapkan negara yang realisasinya ini diwujudkan berdasarkan komitmen Kanwil Kemenag Provinsi Maluku dalam mengimplementasikan asta cita Presiden dan wakil Presiden sekaligus bagian dari program prioritas (Protas) Kementerian Agama perihal mewujudkan Pendidikan unggul, ramah dan terintegrasi.
“Pembangunan ini bukan hanya dipandang sebagai ajang formalitas, tetapi memiliki maksud yang mulia yaitu untuk menyediakan saran pendidikan guna menunjang proses belajar dengan tujuan menciptakan generasi yang unggul, handal serta mampu menjawab tantangan kedepan. Saya berharap pembanguann ruang kelas baru ini dapat berjalan lancar dan terus dikawal pihak terkait,” tegasnya.
Dikonfirmasi Tim Humas, Kalapas mengatakan keikutsertaan Dirinya dalam kegiatan ini merupakan wujud sinergitas sekaligus sebagai langkah untuk menunjukan bahwa Lapas Geser bukan hanya sebagai instansi penegak hukum, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang juga memberikan dukungan dan turut serta dalam kegiatan Pembangunan yang positif demi kemajuan daerah yang lebih baik.
“Upaya sinergi yang dilakukan ini tidak hanya sekadar kehadiran fisik, tetapi juga mencerminkan dukungan, kolaborasi, komitmen serta tujuan dan harapan bersama dalam membangun dan menyediakan fasilitas belajar yang layak bagi siswa/siswi guna menunjang terselenggaranya proses pendidikan dan transfer pedagogik dapat berjalan secara optimal demi kemajuan bangsa,” pungkasnya.
