Pesantren Kilat LPKA Ambon Tingkatkan Semangat Mengaji Anak Binaan

oleh -4 views

Ambon,CahayaMediaTimur.com-LPKA Kelas II Ambon melaksanakan pembinaan kerohanian melalui program pesantren kilat dengan kegiatan mengajar mengaji bagi anak binaan, Kamis (5/3), di Masjid Baitul Rahman LPKA Ambon. Kegiatan ini menghadirkan penyuluh agama Islam Kementerian Agama Kota Ambon, Rani, yang didampingi peserta magang Kemnaker Batch 3, Salsabila.

Program pesantren kilat tersebut menjadi bagian dari komitmen LPKA Ambon dalam memperkuat pembinaan mental dan spiritual anak binaan, khususnya dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an serta pemahaman nilai-nilai keislaman. Kegiatan berlangsung khidmat dengan metode pembelajaran yang interaktif, dimulai dari pembenahan makharijul huruf, tajwid dasar, hingga praktik membaca secara bergiliran.

Kepala LPKA Ambon, Kurniawan Wawondos, menegaskan bahwa pembinaan keagamaan merupakan fondasi penting dalam proses pembentukan karakter anak binaan.

“Kami berkomitmen menjadikan pembinaan kerohanian sebagai prioritas. Melalui pesantren kilat ini, anak binaan tidak hanya belajar mengaji, tetapi juga membangun kedisiplinan, akhlak, dan kepercayaan diri sebagai bekal ketika kembali ke masyarakat,” ujar Kurniawan.

Rani selaku penyuluh agama Islam menyampaikan apresiasinya atas antusiasme anak binaan selama mengikuti kegiatan.

“Anak-anak binaan sangat semangat dan responsif. Kami berharap kegiatan ini dapat membantu mereka lebih lancar membaca Al-Qur’an serta semakin mencintai nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Rani.

Salah satu anak binaan berinisial A mengaku senang dapat mengikuti pesantren kilat tersebut.

“Beta merasa senang karena bisa belajar mengaji lebih baik lagi. Semoga ke depan beta bisa membaca Al-Qur’an dengan lancar dan jadi pribadi yang lebih baik,” tuturnya.

Melalui program pesantren kilat ini, LPKA Ambon terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembinaan yang menyentuh aspek spiritual, sebagai bagian dari upaya membentuk generasi yang lebih beriman, berakhlak, dan siap kembali berkontribusi positif di tengah masyarakat.