Lokki,CahayaMediaTimur.com-Upaya meningkatkan ketahanan pangan sekaligus mendorong kesejahteraan petani terus dilakukan di Desa Lokki, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB). Melalui program TEKAD SBB, para petani di desa tersebut kini mulai merasakan peningkatan hasil panen yang signifikan dalam beberapa waktu terakhir.
Program yang berfokus pada pengelolaan lahan tidur ini berhasil mengubah kawasan yang sebelumnya terbengkalai di Dusun Ani menjadi lahan pertanian produktif. Keberhasilan ini tidak lepas dari peran aktif kelompok demplot Desa Lokki yang didampingi oleh kader desa, Buce Pesulima.
Buce Pesulima sebagai pendamping lapangan menyampaikan bahwa program ini bertujuan untuk membangkitkan semangat petani sekaligus meningkatkan pendapatan mereka melalui pengelolaan lahan secara optimal.
“Kami ingin membuktikan bahwa lahan yang sebelumnya tidak dimanfaatkan bisa menjadi sumber penghasilan bagi masyarakat,” ujarnya, Senin (27/4/2026).
Menurutnya, proses pengelolaan lahan tidaklah mudah, terutama pada tahap awal ketika para petani harus beradaptasi dengan pola tanam yang lebih terarah dan modern. Namun berkat kerja sama dan komitmen yang kuat, hasil yang diperoleh kini mulai terlihat nyata.
Saat ini, kelompok demplot Desa Lokki telah memasuki masa panen ketiga, dengan komoditas utama berupa tomat. Hasil panen kali ini dinilai sangat memuaskan dan memberikan dampak positif terhadap perekonomian petani setempat.
“Dulu lahan ini tidak menghasilkan apa-apa, sekarang kami bisa panen dan mendapatkan penghasilan tambahan untuk keluarga,” ujar salah satu petani yang tergabung dalam kelompok.
Meski sempat diterpa berbagai isu yang tidak benar terkait pelaksanaan program, hal tersebut tidak menyurutkan semangat para petani dan pendamping lapangan. Mereka justru menjadikan hal tersebut sebagai motivasi untuk terus bekerja dan membuktikan hasil nyata.
Pesulima menegaskan bahwa pihaknya tetap fokus pada tujuan utama program, yakni meningkatkan kesejahteraan petani.
“Kami tidak terpengaruh dengan isu-isu yang beredar. Yang terpenting adalah hasil yang kini sudah dirasakan langsung oleh para petani,” tegasnya.
Keberhasilan ini juga menunjukkan bahwa petani di daerah tidak kalah bersaing dengan petani di wilayah lain, termasuk di Pulau Jawa. Dengan pengelolaan yang baik dan dukungan program yang tepat, potensi pertanian lokal dapat berkembang secara maksimal.
Di akhir kegiatan panen, para petani dan pendamping menyampaikan apresiasi kepada program TEKAD SBB yang telah menghadirkan perubahan nyata di Desa Lokki. Mereka berharap program serupa dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak petani di wilayah lainnya.




