Ambon,CahayaMediaTimur.com-Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon telah resmi mengukuhkan 1.298 wisudawan dan wisudawati pada wisuda periode April 2026, yang dilaksanakan pada,Kamis,(28/4/ 2026).Acara tersebut berlangsung di Auditorium Unpatti, Ambon.
Jumlah Lulusan: Sebanyak 1.298 lulusan yang terdiri dari 845 Sarjana,lulusan sarjana (S1), 373 lulusan Profesi,75 Magister, dan 5 Doktor,36 lulusan dari PSDKU Maluku Barat Daya(MBD),29 PSDKU Kepulauan Aru,serta 32 lulusan penerima KIP kuliah serta mempunyai nilai rata-rata,3,35.
Adapun kebijakan baru Unpatti yang menerapkan empat kali wisuda dalam setahun (Januari, April, Juli, Oktober) mulai 2026.
“Wisuda ini dipimpin oleh Rektor Unpatti, Prof, DR. Fredy Leiwakabessy, M. Pd.
Universitas Pattimura mewisudakan 1.298 Lulusan Sarjana, Profesi, Magister dan Doktor periode April 2026, Kamis (23/4/2026), di Auditorium Universitas setempat.
Wisuda Periode April 2026 berlangsung dalam Rapat Terbuka Luar Biasa Senat Universitas Pattimura (Unpatti) dalam rangka Dies Natalis ke-63 Unpatti.
Turut hadir, Wakil Ketua MPR-RI, Dr. Eddy Soeparno S.H.,M.H., Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath, Ketua DPRD Maluku, Benhur Watubun, Wakil Wali Kota Ambon, Ely Toisutta, Forkopimda, Rohaniawan.
Rektor Unpatti, Prof. Dr. Fredy Leiwakabessy M.Pd, dalam pidatonya menyampaikan lima poin penting agar Unpatti bisa bertransformasi ke Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH).”Kelima poin terebut:
Penguatan SDM: Target 50% dosen bergelar doktor pada tahun 2030, Ekosistem Riset: Peningkatan jumlah mahasiswa pascasarjana dan publikasi ilmiah global, Kemandirian Finansial: Proyeksi pendapatan BLU yang meningkat hingga 30% pada periode 2026-2030.L,
Tata Kelola Akuntabel: Keberhasilan meraih peringkat ke-3 nasional dalam pengelolaan anggaran BLU dan predikat ‘A’ pada Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) 2025.
Digitalisasi: Integrasi lebih dari 30 platform digital layanan akademik dan birokrasi, termasuk sistem pengadaan barang/jasa elektronik (LPSE).
Leiwakabessy juga mengatakan, arah strategis universitas untuk bertransformasi menjadi PTN-BH pada tahun 2027 dengan semangat “Unpatti Bersinar Menuju Universitas Berkelas Dunia”.
Lanjutnya, capaian progresif dalam dua tahun terakhir, termasuk peningkatan jumlah program studi berakreditasi ‘Unggul’ sebesar 200%,”ungkap Rektor.
Dikakatakan, mengusung tema Dies Natalis ke-63,”Potensi Unggul Untuk Indonesia Emas 2045: Inovasi, Kolaborasi, Keberlanjutan, dan Berdampak. “Komitmen Unpatti melahirkan lulusan yang adaptif, inovatif, dan berkarakter, pungkasnya.
Tambahnya,”pola ilmiah pokok Unpatti, “Bina Mulia Kelautan”, bukanlah slogan kosong, melainkan ideologi yang mengintegrasikan ilmu pengetahuan dengan kesejahteraan masyarakat kepulauan. Sebagai langkah konkret, konsep PIP ini telah resmi mengantongi Hak Cipta dari Kementerian Hukum RI per 22 April 2026, yang menjadi kado istimewa ulang tahun ke-63 universitas.
Menurutnya, “Unpatti harus menjadi pusat pengembangan peradaban masyarakat kepulauan. Kita bukan hanya membina manusia terdidik, tetapi membina kemuliaan ilmu yang berorientasi pada laut dan kesejahteraan masyarakat. Unpatti adalah laboratorium kebijakan maritim nasional,” ujarnya.
Ia juga menitipkan mandat kepada Wakil Ketua MPR RI, Dr. Eddy Soeparno S.H.,M.H.,.Adapun mandat itu adalah aspiratif agar Unpatti dilibatkan sebagai mitra strategis dalam penyusunan regulasi nasional berbasis karakteristik kepulauan.“Dengan 92% wilayah laut, Maluku adalah halaman depan Indonesia yang memerlukan dukungan kebijakan fiskal dan otonomi pendidikan yang kuat dari pemerintah pusat,” jelas Rektor.
Leiwakabessy juga menyampaikan apresiasi kepada orang tua wisudawan atas kepercayaan yang diberikan kepada Unpatti. Kepada para lulusan, ia berpesan untuk selalu memegang teguh semangat Hotumese (terus menanjak) dan nilai “Katong Samua Orang Basudara”.
Kata dia“jadilah pemimpin yang kritis, inovatif, dan berintegritas. Pendidikan di Unpatti bukan sekadar meraih gelar, tetapi membentuk pribadi yang bersih hatinya, tangguh mencintai identitas kepulauan, namun siap bersaing di panggung dunia,” tegas Rektor Leiwakabessy.




