Sebanyak 5000 Orang Lebih Memenuhi Lapangan Merdeka Untuk Mengikuti Worship Night

oleh -231 views

AMBON,CahayaMediaTimur.com-Walikota Ambon, Bodewin Wattimena menghadiri WORSHIP Night yang di selenggarakan oleh Komunitas Pemuda Cinta Maluku(KPCM).

Worship Nigth adalah tindakan memberikan penghormatan, pujian, dan penyembahan kepada Tuhan. Hal ini melibatkan pengakuan akan kebesaran dan kebaikan Tuhan, serta respon manusia terhadap kasih dan karya-nya.

Acara ini juga di hadiri oleh Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, Kadis Kominfo Maluku Melky Lohy, ketua KPCM Body Mailuhu, berserta ribuan Masyarakat kota Ambon yang memenuhi Lapangan Merdeka(Lapmer) Ambon.

Adapun Kegaiatan tersebut dimulai tepat pukul 21.00.Wit dan diisi dengan puji-pujian, Selasa(29/7/2025).

Pantauan media ini ,diperkirakan 5000 orang lebih memadati Lapangan Merdeka Ambon, untuk mendengarkan siraman rohani yang di bawakan oleh Pendeta Yandi Manobu ST.H.

Dalam siraman rohani yang di bawakan Pdt. Yandi Manobe ST.H, mengatakan, jadilah teladan dalam perkataan dan tingkah laku, dan hidup dalam Kasih serta kesetian dan dilandaskan dengan kesucian di hadapan Tuhan.

Dihadapan 5000 orang lebih,Manobe mengatakan, Siapa yang tidak mencintai tidak pantas hidup di dunia, ada atas ada bawa, ada kiri ada kanan. Merawat perbedaan itu harus seperti kolak, ada cita rasanya, jadi saya orang timor , ada yang Ambon, Jawa, cina dan lain-lain sebagainya. Jadi marilah kita hidup dalam kasih, karena kasih itu sabar.

Sementara itu usai siraman rohani, Walikota Ambon pada awak media mengatakan, semangat ketakwaan dan keimanan itu positif, kegiatan Worship ini sangat bermanfaat sekali bagi warga kota Ambon dan warga kota selalu terlibat dalam hal-hal yang postif.

Ia juga mengatakan melalui kegiatan ini ada kebersamaan, dan menjaga toleransi antar umat beragama, itu yang sangat penting,harap Walikota Ambon.

Sedangkan ketua KPCM, Body Mailuhu mengatakan, acara Worship Night, bukanlah sekedar acara keagamaan melainkan sebuah momen berharga yang mengajak semua setiap pribadi, tanpa memandang perbedaan keyakinan Nasarani dan Muslim untuk bersatu dalam doa, memupuk rasa kebersamaan dan harmoni demi masa depan daerah dan bangsa yang lebih baik,”pintanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.