Teguhkan Semangat Pemasyarakatan, Lapas Wahai Gelar Upacara Harkitnas ke-118

oleh -0 views

Wahai,CahayaMediaTimur.com-Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai, melaksanakan Upacara Bendera dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118. Pelaksanaan upacara yang bertempat di lapangan upacara Lapas Wahai ini diikuti oleh seluruh jajaran pegawai serta perwakilan Warga Binaan dengan penuh khidmat.

Mengusung tema nasional “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, Kepala Lapas (Kalapas) Wahai, Tersih Victor Noya, yang bertindak selaku inspektur upacara menyampaikan bahwa peringatan ini merupakan momentum refleksi fundamental.

“Sejarah lahirnya Boedi Oetomo pada tahun 1908 menjadi titik awal kesadaran kaum terpelajar untuk bersatu. Jika dahulu perjuangan berfokus pada perlawanan fisik, maka di era modern ini tantangan telah bertransformasi menjadi perjuangan intelektual, penguatan literasi digital, serta perlindungan terhadap generasi muda,” ungkap Kalapas.

Amanat resmi Menteri Komunikasi dan Digital RI yang dibacakan dalam upacara tersebut menekankan pentingnya menjaga “tunas bangsa” dari segala bentuk ancaman yang dapat merusak moral dan masa depan generasi penerus.

Dalam konteks pemasyarakatan di wilayah Wahai, tema ini diterjemahkan secara khusus oleh jajaran Lapas Wahai. “Pembinaan terhadap Warga Binaan tidak hanya dilihat sebagai proses pemidanaan, melainkan ikhtiar kemanusiaan untuk menyelamatkan dan mengembalikan individu agar kembali menjadi bagian dari tunas bangsa yang produktif, berkarakter, serta berdaya saing,” jelas Tersih.

Lapas Wahai terus berkomitmen menjadikan lingkungan Lapas sebagai ruang pembinaan yang humanis. Berbagai program pembinaan kemandirian, pendidikan karakter, hingga peningkatan spiritual seperti belajar membaca huruf Hijaiyah terus dioptimalkan. Hal ini sejalan dengan visi menjaga tunas bangsa, di mana setiap anak bangsa berhak mendapatkan kesempatan kedua untuk memperbaiki diri dan berkontribusi pada kedaulatan negara.

Pelaksanaan upacara ditutup dengan doa bersama, memohon agar semangat persatuan dan nilai-nilai kebangkitan nasional senantiasa hidup di sanubari seluruh elemen bangsa, dari pusat hingga ke daerah. Semangat Harkitnas diharapkan menjadi energi baru bagi seluruh petugas Lapas Wahai serta Warga Binaan untuk terus berkarya, menjaga integritas, dan melangkah bersama menuju Indonesia yang maju, adil, dan berdaulat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.