Geser,CahayaMediaTimur.com-Bertempat di ruang aula, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Geser, Nober Hasanda didampingi pejabat struktural menggelar rapat internal strategis bersama jajaran pengamanan, Rabu (3/6). Dalam rapat tersebut, Kalapas Geser kembali menekankan arahan serta hasil analisis dan evaluasi (Anev) dari pimpinan pusat terkait prioritas utama kedisiplinan, integritas petugas serta keamanan di dalam blok hunian.
Nober menyoroti poin penting dari hasil Anev yang dipimpin langsung oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menimipas), Agus Andrianto. Ia mengatakan, Menimipas menaruh perhatian khusus pada tiga isu krusial yakni peredaran gelap narkoba, penyelundupan telepon genggam (HP), dan praktik penipuan (scamming) dari dalam blok hunian.
Sementara itu, pihak Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) melalui arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas), Mashudi, juga menyoroti kasus yang baru-baru ini terjadi di lapangan, seperti peredaran narkotika di Lapas Kerobokan dan modus penipuan (scamming) di Rutan Kotabumi.
Nober mengakui sangat menyayangkan masih ditemukannya oknum petugas yang bekerja sama dengan warga binaan. Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan ruang toleransi dan mempersilakan bagi pegawai yang tidak memiliki niat dan berkinerja buruk untuk dengan sadar mengundurkan diri atau pensiun dini.
“Dari kejadian ini, selalu ada indikasi keterlibatan petugas dan warga binaan. Penting untuk diketahui, pelanggaran pidana yang terjadi antara petugas dan warga binaan akan langsung dipidanakan,” tegas Nober.
Lebih lanjut, Nober menginstruksikan seluruh jajaran pengamanan untuk bekerja sesuai dengan aturan dan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku. “Mari sama-sama berbenah, biasakan kerja sesuai aturan, bukan membiasakan kebiasaan yang salah. Kerja dengan hati, jaga nama baik instansi, dan tingkatkan kekompakan antar regu,” pesan Nober.
Sebagai suntikan motivasi, semangat pelayanan, dan dedikasi, Nober memberikan sejumlah instruksi operasional. Instruksi tersebut meliputi fokus memperketat pengawasan jadwal kunjungan, memastikan kelengkapan surat izin pembesuk serta imbauan menghindari narkoba dan judi online (judol) demi mencegah kerugian finansial yang dapat menggangu pelaksanaan tugas. Selain itu, Nober juga mengingatkan pemenuhan target setoran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), membuka ruang inovasi bersama Subseksi Pembinaan serta peningkatan kapasitas ASN Lapas Geser melalui studi berkelanjutan di perguruan tinggi.
Selanjutnya, melalui pembenahan sistem dan kedisiplinan yang ketat, seluruh petugas diharapkan mampu menunjukkan komitmen, dedikasi, serta ikrar yang telah diucapkan, agar Lapas Geser menjadi institusi yang bersih, berintegritas, mampu menjaga marwah institusi serta mampu menghadirkan pelayanan pemasyarakatan yang prima.




