Wattimena Ajak Masyarakat Kota Ambon agar jangan Terprovokasi oleh Aksi Razis

oleh -0 views

Ambon,CahayaMediaTimur.com-Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, mengajak masyarakat Kota Ambon dan Maluku untuk tidak terprovokasi oleh aksi rasis yang sempat terjadi beberapa waktu lalu. Ia menegaskan, tindakan segelintir oknum tidak boleh dijadikan alasan untuk merusak persatuan dan kebersamaan yang selama ini terjaga.

 

Pernyataan itu disampaikan Bodewin kepada wartawan usai menghadiri rapat koordinasi kesiapan pelaksanaan Hari Ulang Tahun (HUT) Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Lantai 6 Kantor Gubernur Maluku, Rabu (5/8/2026).

 

Menurut Bodewin, dirinya memahami perasaan masyarakat yang terluka akibat ucapan bernada rasis. Bahkan, secara pribadi ia mengaku turut merasakan sakit hati ketika masyarakat Maluku dihina dengan sebutan yang merendahkan martabat.

 

“Semua kita terluka. Saya juga secara pribadi tidak bisa menerima ucapan yang menghina seperti itu. Tetapi kita harus melihat persoalan ini secara jernih,” katanya.

 

Bodewin menegaskan, aksi tersebut dilakukan oleh oknum tertentu, bukan mencerminkan sikap seluruh masyarakat Indonesia. Karena itu, ia meminta masyarakat tidak menggeneralisasi perbuatan segelintir orang hingga memunculkan kebencian yang lebih luas.

 

“Kalau pelakunya hanya tiga orang, jangan sampai tiga orang itu merusak persaudaraan orang Ambon, orang Maluku, bahkan persatuan bangsa. Jangan karena ulah mereka kita merasa seluruh negara merendahkan kita. Itu tidak benar,” tegasnya.

 

Ia mengajak masyarakat untuk menempatkan kepentingan bangsa di atas rasa kecewa dan kemarahan. Menurutnya, Indonesia dibangun di atas keberagaman sehingga setiap warga negara memiliki tanggung jawab menjaga persatuan, terlebih menjelang peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia.

 

Bodewin juga mengimbau masyarakat agar tetap mempercayakan penanganan kasus tersebut kepada aparat penegak hukum dan tidak terpancing melakukan tindakan yang dapat memperkeruh situasi.

 

“Rasa sakit itu wajar, tetapi jangan biarkan emosi mengalahkan akal sehat. Mari kita jaga persaudaraan, rawat persatuan, dan tunjukkan bahwa masyarakat Ambon dan Maluku mampu menghadapi setiap persoalan dengan kedewasaan. Itulah cara terbaik menghormati perjuangan para pahlawan yang telah mempersatukan bangsa ini,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.