Awal Ramadan, Lapas Wahai Pastikan Penerima PB Bebas dari Narkoba

oleh -0 views

Wahai,CahayaMediaTimur.com-Awali ibadah Ramadan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai kembali mewujudkan lingkungan Pemasyarakatan yang bersih dari narkoba. Salah satu langkah nyata yang dilakukan, yakni tes urine terhadap seorang Warga Binaan yang akan menjalani Pembebasan Bersyarat (PB), Kamis (19/2).

Kegiatan ini merupakan deteksi dini sekaligus upaya memastikan Warga Binaan penerima hak integrasi benar-benar bebas dari penyalahgunaan narkoba. Pemeriksaan tersebut juga menjadi pelaksanaan program Lapas Wahai, Warga Binaan Bersih Narkoba (Warna Benar) yang secara konsisten dijalankan sebagai upaya pencegahan peredaran gelap narkoba di Lapas.

Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya, menegaskan pelaksanaan tes urine di awal Ramadan menjadi momentum penting dalam memperkuat pembinaan dan pengawasan di Lapas. “Ramadan menjadi pengingat bagi kita semua untuk semakin meningkatkan pengawasan dan pembinaan. Lapas Wahai berkomitmen menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan bersih dari narkoba melalui program Warna Benar,” tegasnya.

Kepala Subseksi Pembinaan Lapas Wahai, Merpaty S. Mouw, menambahkan tes urine ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk mendukung proses pembinaan dan reintegrasi sosial Warga Binaan. “Kami melaksanakan tes urine ini sebagai komitmen untuk memastikan Warga Binaan penerima PB bebas dari narkoba. Ini langkah preventif agar proses reintegrasi sosial berjalan dengan baik dan tidak disalahgunakan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro, menyampaikan langkah yang dilakukan Lapas Wahai sejalan dengan arah kebijakan nasional, termasuk dalam 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026. “Program seperti Warna Benar menjadi langkah strategis. Kami mendorong seluruh Uni tPelaksana Teknis Pemasyarakatan untuk konsisten melakukan deteksi dini dan pencegahan agar Lapas benar-benar terbebas dari peredaran gelap narkoba,” ajaknya.

Melalui kegiatan ini, Lapas Wahai berharap terus menjaga integritas pembinaan serta memastikan setiap Warga Binaan yang memperoleh hak PB siap kembali ke masyarakat dengan kondisi bersih dan lebih baik.