Ambon,CahayaMediaTimur.com-Penasihat Dharma Wanita Persatuan(DWP)Provinsi Maluku, Ibu Maya Beby Lewerissa, menegaskan pentingnya peran strategis perempuan, khususnya ibu-ibu anggota Dharma Wanita, sebagai motor penggerak pembangunan daerah sekaligus penguatan pendidikan anak di Maluku.
Hal tersebut disampaikan Ibu Maya Beby Lewerissa di sela-sela acara Hari Ulang Tahun (HUT) Dharma Wanita Persatuan Provinsi Maluku ke 26 Tahun, yang berlangsung di Lantai 7 Kantor Gubernur Maluku, Selasa (23/12/2025).
Dalam keterangannya, Ibu Maya mengajak seluruh anggota Dharma Wanita untuk terus berkontribusi aktif dalam membangun Provinsi Maluku melalui peran masing-masing, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat.
“Kita sama-sama membangun daerah kita tercinta ini, Provinsi Maluku. Peran ibu-ibu sangat besar dalam kehidupan sosial dan pembangunan masyarakat,” ujar Ibu Maya.
Ia menegaskan bahwa perempuan Maluku telah terbukti sebagai sosok yang kuat dan tangguh, serta memiliki pengaruh besar dalam menciptakan lingkungan keluarga yang harmonis dan berdaya.
“Ibu-ibu adalah perempuan-perempuan yang kuat dan tangguh. Dari keluarga yang kuat, akan lahir masyarakat dan daerah yang kuat pula,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ibu Maya juga menyinggung eratnya peran perempuan dalam menopang kehidupan sosial, termasuk peran laki-laki di masyarakat. Pernyataan tersebut disambut antusias oleh para peserta yang hadir.
Selain itu, fokus utama yang ditekankan adalah penguatan sektor pendidikan.
Menurutnya, kolaborasi seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan untuk memastikan anak-anak Maluku mendapatkan pendidikan dan pembinaan terbaik.
“Kita butuh pendidikan yang baik, dan kita butuh kolaborasi. Semua harus bersatu memberikan didikan dan sosialisasi terbaik bagi anak-anak kita, karena mereka adalah tombak Indonesia Emas 2045,” jelasnya.
Ibu Maya juga menegaskan bahwa peran perempuan dalam pemerintahan tidak semata sebagai pendamping suami, melainkan sebagai bagian dari kekuatan strategis yang ikut menentukan arah pembangunan keluarga dan masyarakat.
“Peran perempuan di dalam pemerintahan dan organisasi sangat penting, bukan hanya mendampingi suami, tetapi ikut menjadi kekuatan dalam membangun keluarga, masyarakat, dan daerah,” tegasnya.
Acara HUT Dharma Wanita Provinsi Maluku tersebut ditutup dengan ajakan untuk terus memperkuat kolaborasi, solidaritas, dan kontribusi nyata perempuan Maluku dalam pembangunan daerah serta masa depan generasi penerus bangsa.
