Halal Bihalal Jadi Perekat Keluarga Wattimena Satu Moyang

oleh -5 views

Ambon,CahayaMediaTimur.com-Keluarga besar Watimena Satu Moyang kembali meneguhkan ikatan persaudaraan melalui kegiatan halal bihalal yang digelar penuh kehangatan di Kota Ambon. Momentum ini menjadi ruang temu lintas generasi untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus menjaga nilai kebersamaan yang diwariskan para leluhur.

 

Sekitar 350 anggota keluarga besar Watimena hadir dalam kegiatan tersebut, bersama tokoh agama, tokoh masyarakat, serta sejumlah tamu undangan dari Pemerintah Provinsi Maluku, Pemerintah Kota Ambon, dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Ketua Panitia Halal Bihalal, Patrick Munandar, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan yang menurutnya menjadi momen penting untuk kembali menyatukan hati dalam bingkai kekeluargaan.

“Ini adalah kesempatan berharga bagi kita semua untuk saling memaafkan, mempererat silaturahmi, dan menjaga hubungan persaudaraan dalam keluarga besar Watimena Satu Moyang,” ujarnya.

 

Patrick menjelaskan, kegiatan tersebut dapat terlaksana berkat kerja sama seluruh panitia dan dukungan penuh keluarga besar Watimena yang bergotong royong demi menyukseskan acara. Halal bihalal tahun ini mengusung semangat memperkuat hubungan kekeluargaan sekaligus melanjutkan nilai-nilai kebersamaan yang telah dibangun selama bulan suci Ramadan.

Rangkaian acara diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, tausiyah, doa bersama, serta ramah tamah antaranggota keluarga. Sebagai bentuk kepedulian sosial, keluarga besar Watimena juga menyerahkan santunan kepada 20 anak yatim.

 

Fajri Munandar menambahkan, seluruh pelaksanaan kegiatan berlangsung secara transparan dan akuntabel dengan dukungan penuh seluruh keluarga besar Watimena Satu Moyang.

 

Sementara itu, Ketua Umum Watimena Satu Moyang, Purnawirawan AKBP John Watimena, S.Sos., menegaskan bahwa halal bihalal bukan sekadar agenda tahunan, melainkan bagian penting dari upaya menjaga hubungan keluarga dan merawat warisan leluhur.

“Halal bihalal ini bukan hanya soal saling memaafkan atas kesalahan masa lalu, tetapi bagaimana kita menjaga hubungan silaturahmi agar keluarga yang jauh bisa kembali dekat,” kata John Watimena.

 

Ia menekankan pentingnya menjaga persatuan keluarga besar Watimena agar generasi muda tetap mengenal akar keluarga dan memahami makna persaudaraan dalam satu garis keturunan.

“Kita harus memastikan anak cucu mengetahui bahwa mereka berasal dari satu gandong, satu moyang, yakni keluarga besar Watimena,” tegasnya.

 

John juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Maluku, Pemerintah Kota Ambon, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Mari terus menjaga silaturahmi ini, karena katong semua satu gandong, satu moyang,” tambahnya.

Dukungan terhadap kegiatan itu juga datang dari Pemerintah Provinsi Maluku. Dalam sambutan Gubernur Maluku yang dibacakan Sekretaris Daerah Provinsi Maluku, disampaikan apresiasi kepada keluarga besar Watimena yang dinilai konsisten menjaga nilai persaudaraan dan kebersamaan lintas generasi.

 

Menurut pemerintah daerah, halal bihalal bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi wadah memperkuat nilai hidup orang basudara yang selama ini menjadi identitas masyarakat Maluku.

“Momentum ini harus menjadi pengingat bahwa kita memiliki tanggung jawab moral untuk terus menjaga persaudaraan, mempererat kasih antarsesama, serta membangun daerah yang kita cintai dengan semangat kebersamaan,” demikian disampaikan dalam sambutan tersebut.

 

Turut hadir dalam kegiatan itu Sekretaris Daerah Provinsi Maluku, Wakil Bupati Seram Bagian Timur, Wakil Ketua DPRD Kota Ambon, anggota DPRD Kota Ambon dan Provinsi Maluku, para tokoh masyarakat, serta seluruh keluarga besar Watimena Satu Moyang.

Melalui halal bihalal ini, keluarga besar Watimena kembali menegaskan komitmen untuk menjaga ikatan persaudaraan, memperkuat solidaritas lintas generasi, dan merawat semangat hidup orang basudara sebagai fondasi penting dalam membangun Maluku yang damai, harmonis, dan penuh kebersamaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.