Komitmen Berantas HALINAR, Lapas Piru Gelar Tes Urin bagi Tahanan Baru

oleh -0 views

Piru,CahayaMediaTimur.com-Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Piru melaksanakan tes urin terhadap tiga orang tahanan baru, Kamis (4/6). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya deteksi dini sekaligus penguatan Lapas Piru bersih dari Narkoba.

 

Pemeriksaan dilakukan menggunakan alat tes urine dengan sepuluh parameter, yakni AMP, THC, BZO, MET, SOMA, MDMA, MTD, PCP, dan COC. Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan, seluruh tahanan baru yang menjalani tes urin dinyatakan negatif narkoba. Hasil tersebut menunjukkan efektivitas pengawasan awal sekaligus menjadi indikator positif Lapas Piru yang bebas dari Narkoba.

 

Kepala Subseksi Perawatan, Williams Lelapary, menjelaskan bahwa pemeriksaan urin merupakan bagian dari asesmen awal yang bertujuan untuk mengetahui kondisi tahanan sejak pertama kali masuk ke dalam lapas. Menurutnya, deteksi dini sangat penting guna mendukung proses pembinaan yang optimal serta menciptakan lingkungan yang sehat bagi seluruh warga binaan.

 

“Tes urin merupakan langkah awal yang penting untuk mengetahui kondisi warga binaan sejak pertama kali masuk. Melalui pemeriksaan ini, kami dapat melakukan deteksi dini sekaligus memastikan proses pembinaan berjalan dalam lingkungan yang sehat dan kondusif,” ujar Williams.

 

Sementara itu, Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban, Hendro Suatrian, menegaskan bahwa pemeriksaan terhadap tahanan baru merupakan bagian dari strategi pencegahan guna menutup potensi masuknya penyalahgunaan narkoba ke dalam lingkungan pemasyarakatan.

 

“Pencegahan harus dimulai dari pintu masuk. Tes urin menjadi salah satu langkah strategis untuk memastikan tidak ada celah bagi penyalahgunaan maupun peredaran narkoba di dalam lapas, sehingga keamanan dan ketertiban tetap terjaga,” tegas Hendro.

 

Terpisah, Kalapas Piru, Hery Kusbandono, menegaskan bahwa upaya mewujudkan lapas yang bersih dari narkoba memerlukan komitmen dan konsistensi seluruh jajaran. Karena itu, berbagai langkah deteksi dini dan penguatan pengawasan akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan.

 

“Lapas yang bersih dari narkoba bukan hanya sebuah target, melainkan komitmen yang harus diwujudkan melalui tindakan nyata dan konsisten. Kami akan terus mendukung Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dengan memperkuat deteksi dini, pengawasan, serta pembinaan yang berintegritas,” pungkas Hery.

 

Melalui kegiatan tes urin ini, Lapas Kelas IIB Piru kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya pada pemberantasan narkoba dan implementasi Zero HALINAR, demi mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif.