Dobo,CahayaMediaTimur.com-Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Dobo melaksanakan upacara pengibaran bendera, Rabu (28/10).
Berlangsung khidmat di lapangan upacara Lapas Dobo, kegiatan ini diikuti oleh seluruh pegawai dan peserta magang, sebagai wujud penghormatan terhadap sejarah perjuangan pemuda Indonesia sekaligus penguatan nilai nasionalisme dan persatuan.
Kepala Lapas Dobo, Pieter Jan Lessy, bertindak sebagai pembina upacara sekaligus membacakan amanat Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia. Dalam amanat tersebut, ditekankan untuk membangun generasi yang patriotik dalam pengabdian, gigih dalam perjuangan, dan berempati dalam kemanusiaan.
Usai pelaksanaan upacara, Pieter Jan Lessy menegaskan bahwa nilai-nilai Sumpah Pemuda memiliki relevansi penting dalam pelaksanaan pembinaan di lingkungan pemasyarakatan.
Menurutnya, semangat persatuan, tanggung jawab, dan tekad untuk berubah harus menjadi landasan dalam membangun kehidupan yang lebih baik.
“Semangat Sumpah Pemuda mengajarkan kita bahwa perbedaan bukanlah penghalang untuk bersatu dan bergerak maju. Nilai ini juga harus tercermin dalam proses pembinaan di Lapas, di mana setiap warga binaan diberikan kesempatan untuk memperbaiki diri, mengembangkan potensi, serta mempersiapkan diri agar dapat kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik, mandiri, dan bertanggung jawab,” tegas Lessy.
Rangkaian upacara berlangsung tertib dan lancar, mulai dari pengibaran Sang Merah Putih, hingga pembacaan teks Keputusan Kongres Pemuda Indonesia 1928. Selain menjadi bentuk penghormatan terhadap perjuangan generasi muda dalam merebut dan mempertahankan persatuan bangsa, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat rasa kebangsaan serta kebersamaan antar petugas maupun dengan warga binaan.
Melalui peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 ini, Lapas Dobo menegaskan komitmennya untuk terus menanamkan nilai nasionalisme, persatuan, dan tanggung jawab dalam setiap pelaksanaan tugas dan program pembinaan. Komitmen tersebut sejalan dengan nilai-nilai dasar BerAKHLAK serta upaya mewujudkan pemasyarakatan yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pembinaan serta reintegrasi sosial warga binaan.






